Koridor.co.id — Jakarta – Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Tingkat Nasional resmi dibuka untuk memperkuat pemahaman kebangsaan dan nilai persatuan di kalangan generasi muda. Sebanyak 38 tim perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia berkumpul di Jakarta untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan acara penyambutan.
Acara Welcome Dinner yang diselenggarakan pada Sabtu (22/8/2026) menjadi momentum penting untuk memberikan pembekalan kepada para peserta sebelum mereka berkompetisi selama tiga hari ke depan. Jajaran pimpinan dan pejabat di lingkungan MPR RI turut hadir dalam acara tersebut.
Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, yang akrab disapa Bambang Pacul, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang telah berjuang keras melalui proses seleksi hingga berhasil mewakili provinsi masing-masing di tingkat nasional. Ia menekankan bahwa pencapaian ini sendiri merupakan prestasi yang patut dirayakan.
“Adik-adik sudah melewati perjalanan yang cukup panjang dan berhasil lolos dari setiap provinsi. Di sini ada 38 grup yang akan bertanding. Yakin akan menang?,” seru Bambang Pacul, yang dijawab dengan antusiasme oleh para peserta, “Yakin!”.
Bambang Pacul menegaskan bahwa LCC Empat Pilar MPR RI memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar mencari pemenang. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana fundamental untuk menumbuhkan rasa persatuan, kepedulian, serta pendalaman pemahaman tentang kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Empat Pilar itu adalah dalam kehidupan rakyat berbangsa dan bernegara. Sakitnya kawan-kawan kita di Sumatera Utara, kita yang di Jakarta ikut sakit. Sakitnya kawan-kawan di Kalimantan Timur, kita juga ikut sakit, karena kita adalah satu bangsa, karena kita adalah NKRI,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Minggu (23/8/2026).
Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengajak seluruh peserta untuk turut mendoakan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah dilanda bencana gempa. Bambang Pacul mengingatkan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan manifestasi dari nilai persatuan sebagai bangsa Indonesia.
“Malam hari ini kita diingatkan bahwa NTT sedang mengalami bencana gempa. Mari kita lakukan yang pasti bisa kita lakukan, yaitu mengirim doa. Semoga kawan-kawan dan saudara-saudara kita di NTT dikuatkan,” ujarnya.
Ia berpesan agar seluruh peserta menjalani kompetisi dengan semangat tinggi dan menjunjung tinggi nilai sportivitas selama rangkaian acara berlangsung.
“Selamat bertanding untuk tiga hari ke depan. Selamat datang di Jakarta, selamat datang di MPR,” tutupnya.
Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Ir. Abraham Liyanto, mengajak para peserta untuk memanfaatkan momen Welcome Dinner guna beristirahat sekaligus membangun keakraban sebelum kompetisi dimulai. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan LCC Empat Pilar MPR RI tingkat nasional, termasuk kepala sekolah, guru pendamping, kepala dinas, dan panitia.
“Kita ucapkan selamat datang di Jakarta dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang hari ini kita mulai dengan program dinner,” ujar Abraham Liyanto menyambut kedatangan peserta dari berbagai penjuru Indonesia.
Abraham Liyanto melihat keberagaman latar belakang daerah para peserta sebagai aset berharga dalam kegiatan ini. Melalui LCC Empat Pilar, para siswa tidak hanya dihadapkan pada kompetisi pengetahuan, tetapi juga mendapatkan kesempatan emas untuk mengenal budaya dan bertukar pengalaman dari daerah lain di Indonesia.
“Gunakanlah kesempatan ini untuk saling bercerita tentang bangsa dan budaya dari daerah kita masing-masing, bertukar ide serta menjalin persahabatan tanpa batas-batas daerah. Di sinilah kita bisa merasakan besarnya Indonesia,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari LCC Empat Pilar bukanlah semata-mata untuk menentukan juara. Kegiatan ini merupakan upaya strategis dalam membangun wawasan kebangsaan dan memperkuat rasa cinta Tanah Air di kalangan generasi muda.
“Tujuan lomba ini bukanlah semata-mata untuk mencari siapa yang juara atau siapa yang menang. Tetapi yang lebih penting adalah menjalin persaudaraan, memperkaya wawasan kebangsaan serta menunjukkan rasa cinta Tanah Air yang lebih mendalam,” jelasnya.
Abraham Liyanto menambahkan bahwa LCC Empat Pilar merupakan bagian integral dari strategi MPR RI dalam mensosialisasikan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda, yang telah diimplementasikan melalui berbagai program yang menjangkau sekolah di berbagai daerah.
“Kita mendukung supaya tahun depan MPR tetap mengutamakan sosialisasi Empat Pilar berbangsa dan bernegara lewat lomba-lomba ini dan barangkali perlu kita tingkatkan lebih luas lagi,” ungkapnya.
Abraham berpesan kepada para peserta untuk menjalani kompetisi dengan semangat, kecerdasan, dan kecepatan. Namun, ia kembali menekankan bahwa esensi utama dari kegiatan ini adalah penguatan persaudaraan dan pemahaman kebangsaan.
“Anak-anak yang saya cintai, kalian semua akan beradu pengetahuan, kecerdasan berpikir dan kecepatan dalam menjawab. Namun ingatlah, tujuan lomba ini bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menang,” pungkasnya.
Rangkaian LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Tingkat Nasional akan berlangsung selama tiga hari. Selain berkompetisi, para peserta juga akan memiliki kesempatan untuk mengenal lebih jauh tentang Jakarta serta membangun persahabatan dengan pelajar dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Ikuti Koridor.co.id
