Koridor.co.id — JAKARTA – Empat bank terbesar di Indonesia yang masuk dalam Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 4 menunjukkan kinerja keuangan yang kuat hingga Juli 2026. Keempat bank ini, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), berhasil mencatat pertumbuhan positif dalam penyaluran kredit, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), serta perolehan laba bersih.
Keempat bank tersebut merupakan institusi dengan modal inti di atas Rp 70 triliun. Hingga Juli 2026, total penyaluran kredit yang dibukukan oleh keempat bank raksasa ini mencapai Rp 5.017,30 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 16,95% secara tahunan (year on year/yoy), melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan yang berada di angka 13,0% yoy jika dibandingkan dengan data uang beredar (M2).
Kontribusi keempat bank KBMI 4 ini terhadap pasar kredit nasional sangat signifikan, mencapai 55,93% dari total kredit perbankan yang sebesar Rp 8.970,2 triliun per Juli 2026. Secara individual, Bank Mandiri memimpin dengan penyaluran kredit Rp 1.595,84 triliun (+19,45% yoy), diikuti oleh BRI dengan Rp 1.450,62 triliun (+14,48% yoy), BCA sebesar Rp 1.000,88 triliun (+8,38% yoy), dan BNI dengan Rp 969,94 triliun (+27,01% yoy).
Di sisi penghimpunan dana, total DPK yang berhasil dihimpun oleh keempat bank ini mencapai Rp 5.693,98 triliun, dengan pertumbuhan 15,71% yoy per Juli 2026. Angka ini juga lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri yang tercatat 7,7% yoy berdasarkan data M2.
Bank-bank KBMI 4 ini menguasai sekitar 58,90% dari total penghimpunan dana masyarakat di sektor perbankan nasional yang mencapai Rp 9.666,9 triliun. Rinciannya per bank adalah Bank Mandiri Rp 1.684,07 triliun (+18,48% yoy), BRI Rp 1.617,29 triliun (+11,00% yoy), BCA Rp 1.257,72 triliun (+8,23% yoy), dan BNI Rp 1.134,89 triliun (+28,87% yoy).
Dari aspek profitabilitas, total laba bersih yang diraih keempat bank terbesar ini mencapai Rp 111,67 triliun, tumbuh 8,73% yoy pada periode Januari-Juli 2026. BCA mencatat laba bersih tertinggi sebesar Rp 35,25 triliun (+1,57% yoy), disusul oleh Bank Mandiri dengan Rp 33,01 triliun (+19,91% yoy), BRI Rp 30,87 triliun (+8,00% yoy), dan BNI Rp 12,52 triliun (+5,54% yoy).
Ikuti Koridor.co.id
