Koridor.co.id — Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak terbatas pada awal pekan ini. Minimnya katalis domestik dan sejumlah sentimen eksternal menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan pasar. Meskipun demikian, investor disarankan untuk tetap mencermati enam saham potensial yang dinilai memiliki prospek menarik.
Phintraco Sekuritas mengemukakan bahwa ketidakpastian geopolitik global dan rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) pekan depan berpotensi menahan laju IHSG. Selain itu, pelaku pasar juga masih menanti kebijakan bank sentral AS, The Fed, yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi.
Pada penutupan perdagangan Jumat (4/9/2026), IHSG tercatat melemah sebesar 0,47% ke level 6.636, setelah sebelumnya sempat menguji posisi 6.704. Pergerakan IHSG cenderung terbatas, sejalan dengan kondisi sejumlah indikator teknikal.
Secara teknikal, indikator stochastic RSI yang mengukur momentum pergerakan harga telah memasuki area jenuh beli (overbought). Sementara itu, histogram MACD yang digunakan untuk membaca arah dan momentum tren mulai bergerak mendatar.
“Di tengah pelemahan IHSG, nilai tukar rupiah justru mencatat penguatan. Rupiah menguat 0,11% ke Rp 17.630 per dolar AS,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasannya, dikutip Minggu (6/9/2026).
Rekomendasi 6 Saham Potensial
Sementara itu, KB Valbury Sekuritas menyarankan investor untuk fokus pada enam saham potensial, mulai dari PTBA hingga ASII, serta memaksimalkan potensi keuntungan dari saham-saham tersebut pada Senin (7/9/2026). Berikut adalah taktik trading yang direkomendasikan:
1. PTBA
- Trading buy.
- Target harga: 2.920.
- Investor bisa masuk di rentang harga 2.850-2.880.
- Level resistance berada di 2.920, dengan support di 2.850.
- Waspada jika harga menembus 2.850.
- Stop loss disarankan di 2.780.
2. JSMR
- Trading buy.
- Target harga: 3.030.
- Investor bisa masuk di rentang harga 2.950-2.990.
- Level resistance berada di 3.030, dengan support di 2.950.
- Waspada jika harga menembus 2.950.
- Stop loss disarankan di 2.870.
3. SMGR
- Trading buy.
- Target harga: 1.825.
- Investor bisa masuk di rentang harga 1.765-1.795.
- Level resistance berada di 1.825, dengan support di 1.765.
- Waspada jika harga menembus 1.765.
- Stop loss disarankan di 1.705.
4. LSIP
- Trading buy.
- Target harga: 1.715.
- Investor bisa masuk di rentang harga 1.655-1.685.
- Level resistance berada di 1.715, dengan support di 1.655.
- Waspada jika harga menembus 1.655.
- Stop loss disarankan di 1.595.
5. BBNI
- Trading buy.
- Target harga: 3.980.
- Investor bisa masuk di rentang harga 3.920-3.940.
- Level resistance berada di 3.980, dengan support di 3.920.
- Waspada jika harga menembus 3.920.
- Stop loss disarankan di 3.860.
6. ASII
- Trading buy.
- Target harga: 5.050.
- Investor bisa masuk di rentang harga 4.850-4.900.
- Level resistance berada di 5.050, dengan support di 4.850.
- Waspada jika harga menembus 4.850.
- Stop loss disarankan di 4.650.
Ikuti Koridor.co.id
