Koridor.co.id — Sebuah peragaan busana yang tidak biasa digelar di Kantor Kelurahan Kemanggisan, Jakarta Barat, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-71. Para peserta, mulai dari ibu-ibu, pemuda, hingga anak-anak, menampilkan busana-busana kreatif yang seluruhnya dibuat dari sampah yang telah didaur ulang. Acara ini menjadi ajang unjuk kreativitas warga dalam mengolah limbah menjadi karya seni yang menarik, dengan dominasi warna merah putih pada banyak kreasi.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2016 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah. Lurah Kemanggisan, Tubagus Rafiudin, menjelaskan bahwa ide lomba fashion show ini muncul bertepatan dengan momen Hari Kemerdekaan untuk memeriahkan pelaksanaan instruksi tersebut. Ia berharap melalui acara ini, masyarakat dapat menyadari potensi sampah yang bisa dimanfaatkan kembali menjadi barang berguna seperti pakaian, tas, atau kerajinan lainnya.
Para peserta mengumpulkan sampah dari rumah masing-masing, termasuk botol plastik, tutup botol, dan kertas bekas, yang kemudian diolah menjadi kostum yang unik. Antusiasme warga terlihat jelas saat mereka tampil di catwalk, bahkan beberapa peserta turut menari mengikuti irama musik yang mengiringi penampilan mereka, disambut tepuk tangan dan gelak tawa dari penonton.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, turut hadir dan mengapresiasi inisiatif Kelurahan Kemanggisan dalam mengimplementasikan Ingub tentang pengelolaan sampah. Ia menekankan pentingnya konsep 3R (reuse, reduce, recycle) dalam mengelola sampah anorganik agar dapat diubah menjadi barang yang bermanfaat, bahkan hingga menjadi sebuah karya fashion. Menurutnya, acara ini sangat menarik dan mampu menggugah kreativitas berbagai kalangan usia, mulai dari orang tua hingga anak-anak, dalam memperlakukan sampah anorganik.
Ikuti Koridor.co.id
