Koridor.co.id — JOGONALAN, KLATEN – Sebuah insiden tabrakan antara truk pasir dengan Kereta Api (KA) Malabar di wilayah Jogonalan, Klaten, Jawa Tengah, pada dini hari tadi menyebabkan gangguan signifikan pada jadwal perjalanan kereta api. Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 14 perjalanan kereta api dilaporkan mengalami keterlambatan.
Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengonfirmasi bahwa kejadian ini terjadi pada pukul 01.25 WIB. Truk pasir terlibat tabrakan dengan KA 68 Malabar yang melayani rute Bandung-Malang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Petugas KAI Daop 6 Yogyakarta segera bergerak cepat untuk melakukan penanganan. “Petugas KAI Daop 6 Yogyakarta langsung melakukan evakuasi lokomotif KA (68) Malabar. Pukul 06.01 WIB, KA Malabar dapat melanjutkan perjalanan kembali dengan lokomotif pengganti,” jelas Feni.
Menyikapi dampak yang ditimbulkan, PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang perjalanannya terganggu. KAI juga memastikan akan menyiapkan layanan service recovery bagi para penumpang yang terdampak keterlambatan ini.
Berikut adalah daftar 14 kereta api yang mengalami keterlambatan akibat insiden tersebut:
- KA 36 Gajayana (20 menit)
- KA 80 Lodaya (5 menit)
- KA 72 Mutiara Selatan (10 menit)
- KA 14 Argo Lawu (65 menit)
- KA 144 Madiun Jaya (20 menit)
- KA 68 Malabar (289 menit)
- KA 64b Manahan (14 menit)
- KA 150 Singasari (33 menit)
- KA 720 comuter line Yogyakarta-Palur (85 menit)
- KA 730f comuter line Yogyakarta-Palur (46 menit)
- KA 169B Malioboro Ekspres Klaten (10 menit)
- KA 2601 (125 menit)
- KA 193 Joglosemarkerto (11 menit)
- KA 711 Commuter line Palur-Yogyakarta (14 menit)
Ikuti Koridor.co.id
