Koridor.co.id — Polres Malang menggelar Apel Gelar Pasukan Kamtibmas di halaman Mapolres Malang, Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh unsur TNI, pemerintah daerah, kepolisian, serta perwakilan masyarakat. Tujuannya adalah untuk memperkuat kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Kabupaten Malang.
Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri menekankan bahwa menjaga kondusivitas wilayah bukanlah tugas tunggal kepolisian. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi erat dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan sejak dini terhadap potensi gangguan.
“Apel gelar pasukan ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk melakukan pengecekan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana sekaligus memperkuat sinergitas seluruh unsur yang terlibat dalam menjaga kondusivitas kamtibmas,” ujar Rulian.
Apel ini menjadi ajang penting untuk mengevaluasi kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana. Selain itu, penguatan koordinasi lintas sektor menjadi fokus utama untuk mengantisipasi berbagai bentuk potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Setelah apel, dilanjutkan dengan pengecekan mendalam terhadap peralatan dan sarana pendukung yang akan digunakan oleh personel di lapangan. Langkah ini krusial untuk memastikan semua perlengkapan berfungsi optimal saat dibutuhkan.
Rulian menjelaskan bahwa potensi gangguan yang harus diwaspadai tidak terbatas pada kriminalitas konvensional, melainkan juga mencakup konflik sosial dan gangguan ketertiban umum. Oleh karena itu, setiap unsur yang terlibat diminta untuk memahami karakteristik spesifik wilayah, termasuk identifikasi titik-titik rawan.
Patroli Gabungan Ditingkatkan
Kapolres Malang juga menginstruksikan peningkatan intensitas patroli bersama. Fokus utama diberikan pada jam-jam rawan dan lokasi-lokasi yang sering menjadi target gangguan keamanan. Koordinasi antarinstansi dan komunikasi aktif dengan masyarakat dinilai sebagai kunci untuk menangani setiap persoalan secara cepat dan efektif sejak muncul.
“Polres Malang tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan kerja sama semua unsur, baik TNI, pemerintah maupun elemen masyarakat,” tegas Rulian.
Lebih lanjut, Rulian menyoroti krusialnya kewaspadaan di ranah digital. Ia mengimbau masyarakat dan seluruh jajaran pengamanan untuk secara kolektif menjaga ruang siber agar tidak disalahgunakan untuk penyebaran informasi bohong (hoaks) atau konten yang dapat memicu ketegangan.
“Kepada seluruh peserta apel, saya harap kehadiran kita di tengah masyarakat dapat dirasakan secara nyata. Tingkatkan kegiatan patroli secara bersama, khususnya pada jam dan lokasi yang rawan dengan kejahatan,” pesannya.
Sebagai tindak lanjut, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan patroli gabungan skala besar di berbagai wilayah strategis di Kabupaten Malang. Patroli ini berfungsi sebagai langkah preventif untuk menegaskan kehadiran petugas dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Rulian berharap sinergi yang terjalin dapat mempercepat dan mempertajam respons terhadap setiap perkembangan situasi. Partisipasi aktif masyarakat juga sangat diharapkan, terutama dalam melaporkan segala bentuk potensi gangguan keamanan yang terdeteksi di lingkungan masing-masing.
“Kita jadikan Kabupaten Malang sebagai wilayah yang aman, nyaman, tertib dan kondusif sehingga seluruh aktivitas masyarakat, pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan dengan baik,” tutupnya.
Ikuti Koridor.co.id
