— JAKARTA – Massa berkumpul di sekitar Jalan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dan Jalan Palmerah Timur, Jakarta Barat, pada Rabu malam (27/8/2026). Situasi di lokasi diwarnai dengan terbakarnya sebuah sepeda motor.

Berdasarkan pantauan di sekitar Jalan Pejompongan, massa memenuhi badan jalan hingga menutup akses lalu lintas. Kerumunan massa meluas hingga ke area sekitar Stasiun Palmerah, gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Jalan Pejompongan yang mengarah ke Tanah Abang menjadi titik konsentrasi massa, menyebabkan kendaraan tidak dapat melintas.

Suara petasan terdengar beberapa kali dari arah jembatan Slipi yang menghubungkan Jalan Gatot Soebroto. Aparat kepolisian terlihat berjaga di sekitar lokasi untuk mengamankan situasi.

Sejumlah massa juga terpantau berkerumun di sekitar rel kereta api yang menghubungkan Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Palmerah. Akibat kerumunan ini, perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) rute Rangkasbitung-Tanah Abang mengalami penyesuaian. KRL dari arah Rangkasbitung hanya beroperasi sampai Stasiun Palmerah sebelum kembali ke Rangkasbitung.

“Perjalanan Commuter Line Rangkasbitung-Tanah Abang saat ini berjalan hanya sampai Stasiun Palmerah. Sehubungan karena adanya kerumunan di sekitar jalur Palmerah-Tanah Abang,” demikian keterangan KAI Commuter melalui akun X resminya pada Kamis (27/8/2026) pukul 20.14 WIB.

Di sisi lain, rute bus TransJakarta (TransJ) koridor 9 mengalami pengalihan. Pengalihan ini dilakukan karena adanya penutupan ruas Jalan Gatot Subroto di depan gedung DPR/MPR yang telah berlangsung sejak siang hari akibat aksi penyampaian aspirasi.

“Koridor 9: Pinang Ranti – Pluit dan Rute 9A: Cililitan – Grogol mengalami pengalihan rute dikarenakan adanya penutupan jalan di sekitar Gedung DPR/MPR,” ujar TransJ melalui akun X @PT_Transjakarta pada Kamis (27/8/2026) pukul 19.48 WIB.

Sebelumnya, massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) telah menyampaikan aspirasi di depan gedung DPR pada siang hari dan meninggalkan lokasi sekitar pukul 14.00 WIB setelah diterima pimpinan dewan. Setelah itu, kelompok massa lain mendatangi gedung DPR. Beberapa kelompok mulai membubarkan diri dari area DPR sekitar pukul 17.50 WIB.

Namun, terpantau masih ada massa yang bertahan di depan gedung DPR setelah pukul 18.00 WIB. Massa tersebut memadati pagar gedung DPR di Jalan Gatot Subroto, dan sebagian dari mereka tidak mengenakan atribut kelompok.