Koridor.co.id — Jakarta – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, mengapresiasi kelancaran pelaksanaan Grand Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Tingkat Nasional. Ia menilai kompetisi tahun ini menunjukkan peningkatan kemampuan peserta yang signifikan.
Kegiatan akbar ini juga menghadirkan kejutan dengan lolosnya perwakilan DKI Jakarta ke babak final dan dominasi peserta dari Pulau Kalimantan dalam perolehan juara.
Hal tersebut disampaikan Siti Fauziah usai penyelenggaraan Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Tingkat Nasional yang berlangsung di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (26/8/2026). “Alhamdulillah, kegiatan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Tahun 2026, Grand Final-nya sudah selesai. Saya sangat bangga bahwa kegiatan ini bisa terlaksana dengan lancar,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8/2026).
Menurut Siti Fauziah, LCC Empat Pilar lebih dari sekadar kompetisi pengetahuan antarpelajar. Ajang ini juga menjadi sarana krusial untuk memperluas pemahaman, penghayatan, dan penerapan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari.
Terdapat perkembangan positif dalam pola pertanyaan maupun kemampuan peserta pada LCC tahun ini. Para peserta tidak lagi hanya dituntut menghafal materi, tetapi juga harus mampu menalar, memahami substansi persoalan, serta menghubungkannya dengan implementasi nilai-nilai Empat Pilar.
“Saya salut dan bangga karena mereka, baik soal hafalan, nalar, maupun implementasi dalam kehidupan sehari-hari, bisa dijawab dengan baik sekali oleh para peserta,” katanya. Ia menambahkan, “Sekarang ini bukan hanya menghafal, tetapi mengimplementasikan atau merumuskan penerapan makna dari Empat Pilar ini. Kalau dulu kebanyakan hafal, sekarang tidak. Pertanyaan-pertanyaan kita lebih menjurus kepada kemampuan menalar atau memahami substansi dari satu persoalan yang kita tanyakan.”
Salah satu hal yang menarik perhatian dalam Grand Final tahun ini adalah semakin beragamnya daerah yang berhasil mengirimkan wakil ke babak final. Dari empat tim yang berhasil melaju ke babak final, dua tim berasal dari Pulau Kalimantan, yakni mewakili Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara. Sementara dua tim lainnya berasal dari DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Komposisi tersebut menjadi indikator positif bahwa LCC Empat Pilar semakin mampu menjangkau dan melahirkan peserta berprestasi dari berbagai wilayah Indonesia, tidak hanya dari Pulau Jawa. “Ini satu kebanggaan buat kita dari MPR karena bisa menyelenggarakan kegiatan yang tidak hanya diikuti atau didominasi oleh peserta dari Pulau Jawa,” tuturnya.
Kalimantan bahkan mencatat prestasi tertinggi dalam LCC Empat Pilar MPR RI tahun 2026. Grup B dari SMAN 2 Katingan Kuala, Kalimantan Tengah, keluar sebagai juara pertama dengan perolehan 140 poin. Posisi kedua ditempati Grup C dari SMAN 8 Jakarta Selatan, DKI Jakarta, dengan 75 poin. Grup A dari SMAN 1 Tanjung Selor, Kalimantan Utara, meraih 70 poin, dan Grup D dari SMAN 2 Bogor, Jawa Barat, mengumpulkan 65 poin.
Selain prestasi dominasi Kalimantan, Siti Fauziah memberikan perhatian khusus terhadap keberhasilan perwakilan DKI Jakarta yang untuk pertama kalinya berhasil mencapai babak Grand Final. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan meningkatnya partisipasi dan semangat peserta dari DKI Jakarta dalam mengikuti LCC Empat Pilar. “Untuk pertama kalinya, perwakilan DKI Jakarta berhasil melaju ke babak final. Ini menunjukkan semakin besarnya semangat DKI Jakarta untuk mengikuti Lomba Cerdas Cermat ini,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengatakan 38 provinsi di Indonesia mengirimkan perwakilan dalam LCC Empat Pilar MPR RI tahun 2026. Keterlibatan seluruh provinsi menunjukkan semakin luasnya jangkauan sosialisasi Empat Pilar melalui kompetisi tersebut. “Di tahun 2026 ini, yang menjadi peserta bukan hanya dari tingkat provinsi, tetapi juga dari tingkat kabupaten dan dari daerah yang jaraknya cukup jauh. Ini artinya sosialisasi Empat Pilar melalui Lomba Cerdas Cermat sudah bisa menjangkau lebih luas lagi,” ungkapnya.
Ia berharap pelaksanaan LCC Empat Pilar MPR RI pada tahun-tahun mendatang dapat terus dikembangkan dengan jangkauan yang lebih luas. Mekanisme seleksi secara daring yang saat ini telah menjangkau tingkat kabupaten/kota perlu terus diperkuat agar informasi dan kesempatan mengikuti LCC dapat dirasakan oleh lebih banyak sekolah di berbagai daerah. “Kami dari MPR berharap di tahun 2027 kegiatan sosialisasi Empat Pilar melalui Lomba Cerdas Cermat ini bisa dilanjutkan dengan jangkauan yang lebih luas lagi,” katanya.
“Kami berharap di tahun 2027 informasinya lebih menyebar. Kalau sekarang tingkat kabupaten/kota seleksinya melalui daring, kita berharap nantinya bisa menjangkau lebih jauh lagi ke bawah,” tambahnya. Ia menegaskan pemerataan jangkauan LCC Empat Pilar merupakan bagian penting dari upaya MPR RI memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan. Dengan jangkauan yang semakin luas, LCC diharapkan tidak hanya melahirkan pelajar berprestasi, tetapi juga generasi muda yang mampu memahami, menalar, dan menerapkan nilai-nilai Empat Pilar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ikuti Koridor.co.id
