Koridor.co.id — JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, memberikan jaminan bahwa stok pangan untuk para korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam kondisi aman. Distribusi bantuan pangan dipastikan akan dilakukan secara merata dalam kurun waktu 1 hingga 2 hari ke depan, menyasar wilayah yang dapat dijangkau dengan cepat.
“Dijamin, kita jamin soal pangan aman ya, di NTT. Bulog (Badan Urusan Logistik), Bapanas (Badan Pangan Nasional) bergerak cepat, ya. Soal waktu, kapal saja, 1-2 hari semua akan rata, insya Allah semua akan dapat, kecuali memang yang tidak memungkinkan daerah itu dituju,” ujar Zulhas kepada wartawan pada Minggu (23/8/2026).
Ia menambahkan, semua wilayah yang dapat dijangkau dalam 1-2 hari ke depan akan segera mendapatkan bantuan. “Tapi semua yang bisa dijangkau, 1-2 hari ini akan selesai. Karena pangan kita aman, tidak usah khawatir. Beras banyak, telur banyak, ayam banyak, ikan banyak, gula banyak. Makanan kita cukup, lebih dari cukup,” lanjutnya.
Zulhas mengakui bahwa distribusi bantuan di wilayah bencana tidak selalu mudah dijangkau. Ia menyebutkan, akses yang terganggu di sejumlah titik menjadi kendala, sehingga membutuhkan waktu lebih lama bagi bantuan untuk sampai kepada para korban.
“Ya memang pertama kalau bencana itu darurat dulu. Jangankan yang lain, distribusi makan saja tidak gampang, karena untuk mencapai satu lokasi itu tidak mudah. Kita jangan bayangkan kayak di sini kan gampang,” ucap Zulhas.
Ia membandingkan dengan pengalaman sebelumnya di daerah bencana lain. “Seperti kemarin waktu kami di mana itu, di Aceh atau di Sumut itu, itu tidak mudah sekali. Apalagi yang di gunung, tidak gampang, maka darurat dulu. Setelah ini, nanti baru tambah yang lain, hunian tetap. Setelah hunian tetap, baru nanti rumah. Pendek kata, (soal) bencana pemerintah akan selesaikan, soal waktu saja yang tidak mudah,” imbuhnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga telah menginstruksikan kadernya untuk memotong gaji demi membantu korban gempa di NTT. Pemotongan gaji tersebut berlaku bagi seluruh kader PAN yang menduduki jabatan menteri, anggota DPR RI, hingga anggota DPRD.
“Kami turut berduka cita mendalam dan berduka, (untuk) saudara-saudara kita, keluarga kita yang ada di NTT, juga di Kalimantan yang terkena karhutla. Kami sudah minta 1 bulan semua potong gaji, untuk membantu saudara-saudara kita di NTT,” kata Zulhas saat ditemui di sela-sela acara tasyakuran HUT ke-28 PAN di Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Ikuti Koridor.co.id
