— Jakarta – Keberadaan tenda dan sejumlah prajurit TNI di sebuah lahan kosong di Jakarta Pusat menjadi sorotan setelah sebuah unggahan di media sosial menampilkan foto mereka. Dalam foto tersebut, terlihat dua tenda prajurit TNI beserta beberapa personel berseragam dinas. Di area yang sama, terdapat plang bertuliskan ‘lahan ini tengah dalam pengawasan tim hukum dan advokasi DPP GRIB Jaya’. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa lokasi tersebut merupakan lahan milik ormas GRIB Jaya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa narasi yang beredar keliru dan menyatakan keberadaan prajurit TNI di lokasi tersebut tidak memiliki kaitan sama sekali dengan ormas GRIB Jaya.

“Terkait adanya pemberitaan di media sosial yang menampilkan sejumlah prajurit TNI berada di sekitar lokasi yang terdapat papan bertuliskan ‘dalam pengawasan Tim Hukum dan Advokasi DPP GRIB Jaya’, perlu kami klarifikasi bahwa keberadaan prajurit tersebut tidak terkait dengan GRIB Jaya,” kata Donny saat dihubungi, Minggu (6/9).

Donny menjelaskan bahwa para prajurit yang terlihat dalam foto tersebut sebenarnya sedang melaksanakan tugas pengamanan dan penguasaan aset di lahan milik Kementerian Pertahanan RI, yang berada di bawah kewenangan Kodam Jaya/Jayakarta. “Jadi faktanya adalah para prajurit berada di atas lahan milik Kementerian Pertahanan RI c.q. Kodam Jaya/Jayakarta, dalam rangka melaksanakan tugas pengamanan dan penguasaan aset yang menjadi kewenangan Kemhan c.q. Kodam Jaya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Donny menerangkan bahwa papan yang mencantumkan nama GRIB Jaya berada di lahan yang berbeda, namun lokasinya bersebelahan langsung dengan tanah milik Kementerian Pertahanan. Ia menduga foto yang tersebar di media sosial menimbulkan kesalahpahaman karena sudut pengambilan gambar yang tidak merepresentasikan posisi sebenarnya.

“Sudut pengambilan gambar dari arah tertentu menyebabkan papan tersebut terlihat seolah-olah berada dalam satu bidang dengan keberadaan prajurit,” ucapnya. Ia kembali menegaskan bahwa keberadaan tenda dan prajurit TNI di lahan tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan GRIB Jaya. “Di mana kondisi tersebut tidak menggambarkan posisi lahan yang sebenarnya. Dengan demikian, keberadaan prajurit TNI di lokasi tersebut tidak berkaitan dengan GRIB Jaya maupun dengan papan yang terlihat dalam foto,” imbuh Donny.

Donny berharap penjelasan ini dapat memberikan gambaran yang utuh kepada masyarakat dan rekan-rekan media agar tidak terjadi kesalahpahaman. Ia khawatir informasi yang tidak tepat dapat menimbulkan persepsi publik yang merugikan. “Kami berharap penjelasan ini dapat memberikan gambaran yang utuh kepada masyarakat dan rekan-rekan media, sehingga informasi yang berkembang tidak menimbulkan persepsi yang berbeda dari kondisi sebenarnya di lapangan,” pungkas Donny.