— Tangerang Selatan – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyelenggarakan Gebyar Keselamatan Berlalu Lintas di Pusat Pendidikan Lalulintas (Pusdik Lantas) Lemdiklat Polri, Tangerang Selatan, Banten. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai wilayah Jabodetabek dan dimeriahkan oleh berbagai kegiatan hiburan serta layanan publik, termasuk SIM keliling.

Kegiatan yang berlangsung di Indonesia Safety Driving Center (ISDC) Pusdik Lantas Polri ini dihadiri oleh pejabat tinggi Korlantas Polri, di antaranya Kakorlantas Polri Irjen Wibowo, Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Prianto, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen I Made Agus Prasatya, dan Dirregident Korlantas Polri Brigjen Wibowo. Turut hadir pula Kabag Renmin Korlantas Polri Kombes I Made Agus Prasatya dan Kapusdik Lantas Lemdiklat Polri Kombes Rahmat Hakim.

Sebelum acara dimulai, para pengemudi ojol yang hadir dihibur oleh penampilan musik dari anggota Polri. Meskipun di bawah terik matahari, antusiasme para pengemudi ojol terlihat jelas saat menikmati sajian musik dan permainan yang digelar oleh panitia. Suasana semakin meriah dengan adanya berbagai permainan yang menambah keceriaan acara.

Salah satu fasilitas yang menarik perhatian adalah tersedianya layanan SIM keliling. Sejumlah pengemudi ojol tampak mengantre untuk memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) mereka di stan yang telah disediakan. Hingga siang hari, kegiatan Gebyar Keselamatan Berlalu Lintas masih terus berlangsung.

Seorang pengemudi ojol asal Depok, Jaenal, mengungkapkan alasannya hadir adalah untuk menambah pengetahuan mengenai keselamatan berlalu lintas. Ia menilai pelatihan keselamatan berkendara yang diberikan oleh polisi sangat bermanfaat, terutama bagi para pengemudi ojol.

“Saya dapat undangan dari ketua komunitas, tadi pagi. Saya pikir ikut ke sini saja, banyak juga kan yang ke Jakarta karena ada demo. Saya kira kegiatan ini positif ya, terutama kita sebagai driver, saya tahu karena ini bukan pertama kali, dulu ikut di Polda Metro,” ujar Jaenal saat ditemui di lokasi.

Jaenal menambahkan, pengetahuannya mengenai cara berkendara yang aman sangat penting. “Karena biar bagaimanapun kita kan bawa penumpang ya, pengetahuan cara bawa kendaraan memang penting,” imbuhnya.