Koridor.co.id — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengambil langkah antisipasi pasca erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi belum lama ini. Salah satu keputusan penting adalah penutupan sementara akses wisata menuju Pulau Sebesi.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menjelaskan bahwa peningkatan pengawasan dilakukan di titik-titik akses penting, terutama pelabuhan yang biasa digunakan untuk menyeberang ke Pulau Sebesi. “Kita melakukan peningkatan pengawasan khususnya di simpul-simpul seperti di pelabuhan yang menjadi akses orang menyeberang ke arah Pulau Sebesi, khususnya para wisatawan, ini kita tutup untuk sementara waktu. Pengawasan juga kita tingkatkan,” ujarnya.
Selain penutupan akses wisata, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga aktif membagikan masker kepada masyarakat. Imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah sementara waktu terus digalakkan guna meminimalkan paparan debu vulkanik. “Kita membagikan masker kepada masyarakat dan terus mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker dan mengurangi aktivitas kegiatan di luar rumah,” tambah Egi.
Untuk menekan penyebaran debu vulkanik yang beterbangan dan berpotensi mengganggu aktivitas warga, petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan penyiraman di sejumlah ruas jalan. Pengawasan yang diperketat di berbagai titik akses menuju kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau menjadi alasan utama penutupan sementara kawasan wisata Pulau Sebesi.
Ikuti Koridor.co.id
