Koridor.co.id — JAKARTA – Sejumlah warga Depok, Jawa Barat, dikejutkan dengan penyebaran abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Debu halus tersebut dilaporkan menyelimuti area luar rumah, termasuk jok motor dan lantai balkon, pada Minggu (6/9/2026).
Sejak pukul 02.30 WIB, kualitas udara di Depok dilaporkan cukup buruk dan menyebabkan sesak napas. Memasuki pukul 08.30 WIB, abu vulkanik terlihat jelas menyelimuti balkon rumah warga, membatasi aktivitas di luar ruangan.
Joko (60), salah seorang warga Depok, mengungkapkan keterkejutannya saat melihat jok motornya dipenuhi debu tebal. Ia segera membersihkannya menggunakan kemoceng.
“Tadi itu pagi, bangun, kok motor debu banget, kemarin nggak debu banget begini. Langsung dibersihin pake kemoceng,” ujar Joko kepada wartawan.
Joko mengaku mengetahui bahwa debu tersebut berasal dari abu Gunung Anak Krakatau, sehingga ia memutuskan untuk tidak beraktivitas di luar rumah.
“Iya tau, debu dari abu Krakatau ya. Makanya di rumah aja, nggak jadi pergi,” ungkapnya.
Warga lainnya, Yuli (48), menceritakan pengalamannya yang baru saja mengepel lantai balkon rumah sebelum mendapati debu tersebut.
“Saya sih inget banget kemarin baru ngepel atas (balkon). Pas keluar gitu ya, kok kaki jadi kotor, nggak taunya abu,” ucap Yuli.
Yuli mengaku terkejut abu Anak Gunung Krakatau bisa mencapai Kota Depok. Ia juga menyatakan enggan beraktivitas di luar rumah karena kondisi tersebut.
“Ya nggak nyangka juga sampe Depok ya. Jadi nggak usah ngapa-ngapain dulu di luar, takut sesak juga,” ucapnya.
Sementara itu, Ratna (30) mengaku resah dan sulit tidur sejak dini hari akibat berita erupsi Gunung Anak Krakatau. Ia berulang kali mengecek kondisi luar rumah.
“Pagi ya tadi. Malam itu sebenarnya udah resah, jadi nggak bisa tidur. Angin juga lumayan kenceng, saya cek terus semalam itu,” ucapnya.
Ratna juga menambahkan bahwa kucing peliharaannya berisik semalam karena kandangnya berada di luar rumah, sehingga ia memindahkannya ke dalam.
“Kucing juga berisik semalam itu, karena kandang di luar. Pindahin agak dalam, ternyata paginya banyak debu,” tambahnya.
Ikuti Koridor.co.id
