Koridor.co.id — Jorong Talaok, Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, kini tidak lagi menjadi kawasan tanpa sinyal. Setelah bertahun-tahun masyarakatnya harus mencari titik-titik tertentu demi mendapatkan akses komunikasi seluler, kehadiran Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel yang baru diresmikan diharapkan dapat membuka akses telekomunikasi yang lebih luas.
Peresmian BTS Telkomsel ini dilakukan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade, didampingi oleh Bupati Solok Jon Firman Pandu dan Manager Network Operation Padang Telkomsel Andy Suhatril. Kehadiran infrastruktur ini disambut baik oleh warga Talaok, yang melihatnya bukan hanya sebagai fasilitas telepon atau pesan singkat, tetapi juga sebagai sarana penting untuk mengakses informasi, mendukung pendidikan anak, koordinasi pemerintahan, hingga menunjang aktivitas ekonomi.
Baharuddin, Wali Nagari Sariak Alahan Tigo, menyampaikan rasa syukurnya. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari Pak Andre. Akhirnya kami tidak susah lagi dengan sinyal,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (24/8/2026). Ia menambahkan bahwa selama ini persoalan sinyal menjadi salah satu kendala utama yang dirasakan masyarakat.
Peresmian BTS ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Talaok. Infrastruktur telekomunikasi ini diharapkan mempermudah warga dalam terhubung dengan keluarga, memperoleh informasi, serta menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Andre Rosiade menjelaskan bahwa pembangunan BTS di Talaok merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan membuka keterisolasian masyarakat.
Menurut Andre, pembangunan infrastruktur komunikasi sangat penting, tidak cukup hanya dengan membangun jalan. Ia menyebutkan bahwa awalnya ada empat BTS yang dijadwalkan untuk diresmikan, namun karena keterbatasan waktu, hanya dua yang diresmikan hari itu, yaitu di Talaok dan Taratak Teleang. “Sebenarnya kita harusnya meresmikan empat BTS, tapi karena keterbatasan waktu, hari ini hanya dua di Talaok dan juga di Taratak Teleang,” ungkapnya.
Andre Rosiade memaparkan bahwa pembangunan BTS ini merupakan hasil komunikasi yang intensif dengan Telkomsel. Ia menceritakan bagaimana ia membawa Bupati Solok terpilih, Jon Firman Pandu, untuk bertemu Direktur Utama Telkomsel Nugroho sebelum pelantikan untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan BTS. Dari usulan tersebut, enam BTS berhasil dieksekusi. Andre menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan jaringan telekomunikasi di daerah yang masih mengalami blank spot.
“Terima kasih kepada manajemen Telkomsel. Inilah yang dieksekusi enam BTS. Nanti kalau memang masih kurang, kita akan tambah lagi,” tegasnya. Bagi Andre, membuka keterisolasian daerah terpencil harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk penyediaan akses komunikasi. Ia menambahkan, “Ini terasa kemerdekaan ini. Ini terasa manfaatnya, alhamdulillah.”
Selain pembangunan BTS, Andre Rosiade juga menyebutkan adanya perhatian terhadap Kabupaten Solok melalui perbaikan infrastruktur jalan dengan anggaran sekitar Rp 60 miliar yang akan dimulai bulan depan. Sementara itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan Andre Rosiade. “Kami tentu sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan Pak Andre Rosiade terhadap Kabupaten Solok. Ini menjadi bentuk sinergi yang sangat baik dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Jon.
Dalam kunjungannya, Andre Rosiade juga menyerahkan bantuan dan melakukan peletakan batu pertama perbaikan Masjid Istiqamah di Jorong Talaok. Dengan hadirnya jaringan telekomunikasi yang memadai, warga Talaok kini diharapkan tidak lagi perlu bersusah payah mencari sinyal untuk berbagai keperluan.
Ikuti Koridor.co.id
