Koridor.co.id — Jakarta – Padar Heritage Conservation (PHC) memberikan bantuan evakuasi terhadap seorang turis asal China yang mengalami insiden tenggelam di kawasan Long Beach, Pulau Padar, pada Selasa (25/8). PHC segera mengerahkan unit speed boat Matahari 7 menuju lokasi kejadian untuk memberikan penanganan dan membantu proses evakuasi.
Humas PT PHC, Yoanna Daely, menjelaskan bahwa informasi mengenai kondisi darurat tersebut diterima sekitar pukul 09.40 WITA dari seorang pedagang di sekitar lokasi. “Saat itu, wisatawan yang bersangkutan tengah mendapatkan penanganan awal berupa CPR dari wisatawan lain yang berada di lokasi. Tim kami segera bergerak menuju lokasi untuk memberikan bantuan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (26/8/2026).
Tim PHC berkoordinasi dengan Basarnas dan Polair untuk penanganan kondisi darurat tersebut. Wisatawan yang menjadi korban diketahui bernama Zou Huarong, seorang perempuan berkewarganegaraan China. Mengingat kondisi korban membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, tim PHC kemudian membawanya menuju Labuan Bajo untuk menjalani proses evakuasi dan mendapatkan perawatan medis.
“Selama perjalanan menuju Labuan Bajo, CPR terus dilakukan oleh tim PHC bersama wisatawan yang memiliki kompetensi medis dan turut berada dalam perjalanan,” tambah Yoanna. Speed boat PHC tiba di Labuan Bajo sekitar pukul 11.10 WITA. Setibanya di pelabuhan, tim Basarnas, Polair, Pamobvit, dan KSOP telah bersiap untuk membantu proses penanganan dan evakuasi. Korban segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Keselamatan Wisatawan di Long Beach Menjadi Perhatian
Atas kejadian tersebut, PHC, yang berada di bawah naungan Yayasan Artha Graha dan bermitra dengan Balai Taman Nasional Komodo, memberikan perhatian khusus terhadap aspek keselamatan di kawasan Long Beach. PHC menilai aspek keselamatan di kawasan tersebut perlu menjadi perhatian bersama, terlebih karena kejadian serupa disebut telah beberapa kali terjadi.
“Kami menilai kondisi ini perlu menjadi perhatian dan evaluasi bersama, khususnya terkait penataan aspek keselamatan, kesiapsiagaan, serta standar penanganan kondisi darurat di kawasan Long Beach,” kata Yoanna.
Seiring meningkatnya aktivitas pariwisata di kawasan tersebut, PHC menilai perlu dilakukan penataan aspek keselamatan di Long Beach. Hal ini diperlukan agar kawasan tersebut memiliki kesiapan yang memadai dalam menerima aktivitas wisatawan. Keselamatan dan rasa aman wisatawan perlu menjadi perhatian dan prioritas bersama seluruh pihak terkait.
PHC berharap evaluasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah nyata di lapangan. Dengan demikian, potensi risiko dapat diminimalkan dan kejadian serupa diharapkan tidak kembali terjadi. Upaya preventif serta kesiapsiagaan yang lebih baik diharapkan dapat menciptakan aktivitas pariwisata yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh wisatawan.
Ikuti Koridor.co.id
