Koridor.co.id — Polisi tengah menyelidiki kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Sekretaris DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Barat, Eddo Susanto. Selain menangani aspek kecelakaan, pihak kepolisian juga mendalami temuan sebuah perangkat yang diduga merupakan rokok elektrik atau ‘pod getar’ yang berisi cairan diduga narkoba di dalam mobil Eddo.
Kasus ini ditangani oleh dua satuan kerja di Polresta Pontianak. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bertanggung jawab atas penanganan kecelakaan, sementara Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) fokus pada pendalaman temuan perangkat tersebut setelah kecelakaan terjadi.
“Untuk laka lantas kami yang tangani, untuk rokok elektrik (dugaan pod getar) Sat Narkoba,” ujar Kasatlantas Polresta Pontianak, AKP Supriyanto. Namun, Supriyanto belum memberikan keterangan lebih rinci mengenai perkembangan pendalaman perangkat tersebut dan mengarahkan konfirmasi lebih lanjut kepada Kasi Humas Polresta Pontianak.
Sebelumnya, Kasi Humas Polresta Pontianak, AKP Wagitri, menyatakan bahwa temuan perangkat yang sempat viral di media sosial pascakecelakaan itu masih dalam proses pendalaman bersama Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalbar. “Untuk pod yang diviralkan dalam laka lantas itu, masih kami dalami bersama Ditresnarkoba Polda Kalbar,” ungkap Wagitri.
Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan informasi apakah Eddo Susanto telah menjalani tes urine terkait dugaan yang muncul menyusul penemuan perangkat tersebut. Wagitri menegaskan bahwa semua informasi terkait kecelakaan maupun temuan perangkat masih dalam tahap penyelidikan. “Masih dalam penyelidikan dan pendalaman,” tegasnya.
Ikuti Koridor.co.id
