Koridor.co.id — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan sesi I pada Senin (7/9/2026) dengan penguatan tipis 15,61 poin atau 0,24% ke level 6.652,09. Namun, IHSG kemudian bergerak bervariasi di kisaran 6.620 hingga 6.662 sepanjang sesi awal.
Di tengah fluktuasi IHSG, sejumlah saham dari sektor kesehatan menunjukkan performa impresif, bahkan beberapa di antaranya langsung menyentuh batas atas auto rejection (ARA) dan masuk dalam daftar saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers).
Data RTI mencatat, sekitar 1,45 miliar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 637,51 miliar. Frekuensi perdagangan baru terhitung sebanyak 108.137 kali. Dari total saham yang diperdagangkan, 246 saham tercatat menguat, 204 saham melemah, dan 250 saham lainnya stagnan.
Sebelumnya, Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG hari ini akan mengalami pelemahan dengan rentang pergerakan antara support 6.561 dan resistance 6.705. Analisis teknikal menunjukkan candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, masih bertahan di atas Moving Average 5 (MA5) dan MA20, serta indikator Stochastic yang menunjukkan death cross di area overbought.
“Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG hari ini akan mengalami pelemahan,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya. Perusahaan sekuritas tersebut merekomendasikan saham pilihan hari ini, yaitu MEDC, BWPT, CUAN, dan CDIA.
Pada perdagangan awal sesi I, saham-saham sektor kesehatan memang tampil dominan sebagai top gainers. Kenaikan harga sahamnya berkisar antara 18% hingga 34%. Salah satu yang paling menonjol adalah PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) yang melonjak 34,72% ke harga Rp 97, langsung mencapai batas ARA.
Selain MEDS, saham-saham kesehatan lain yang turut meramaikan daftar top gainers antara lain PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) yang melesat 19,12% ke Rp 81, PT UBS Medical Indonesia Tbk (LABS) naik 18,79% ke Rp 196, dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang menguat 18,18% ke level Rp 520.
Ikuti Koridor.co.id
