Koridor.co.id — JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto merespons cepat laporan dari Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mengenai kebutuhan mendesak tabung oksigen di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Prabowo secara langsung memerintahkan Kepala Badan Logistik (Kabalog) untuk segera mengirimkan 500 tabung oksigen.
Sebelumnya, Irjen Herry Heryawan melaporkan bahwa bersama jajaran TNI dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pihaknya telah mendirikan Posko Kesehatan di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau. Wilayah ini terdampak cukup parah oleh kabut asap karhutla, bahkan banyak sekolah yang terpaksa diliburkan.
“Kami dengan jajaran Danramil, Kapolsek, kami membuat Posko Kesehatan. Banyak masyarakat terdampak yang saat ini sudah diliburkan sekolahnya, kita bagi-bagi masker,” ujar Irjen Herry dalam rapat di Posko Aju Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, pada Senin (24/8/2026).
Selain pembagian masker, Posko Kesehatan tersebut juga dilengkapi dengan penyediaan tabung oksigen. Langkah ini diambil sebagai antisipasi bagi masyarakat maupun petugas yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap karhutla.
“Dan yang paling penting Bapak, kami buat ada (tabung) oksigen di kantor-kantor kelurahan untuk masyarakat bisa datang untuk mendapatkan oksigen,” tambah Kapolda.
Untuk penanganan yang lebih cepat terhadap petugas medis yang membutuhkan pertolongan, Polda Riau, jajaran TNI, dan Forkopimda juga mendirikan posko kesehatan di tengah lokasi kebakaran. Dalam laporannya, Irjen Herry juga menyampaikan duka atas meninggalnya satu petugas Manggala Agni akibat kekurangan oksigen.
“Untuk petugas, kami buat posko di tengah-tengah tempat kebakaran. Tahun ini ada satu dari Manggala Agni meninggal dunia karena kehabisan oksigen. Jadi setelah mereka bertugas, mereka mampir ke situ terus 15 menit mereka (dipasang tabung oksigen) mendapatkan udara segar kembali,” ungkapnya.
Penyediaan tabung oksigen ini juga bertujuan untuk mencegah anak-anak terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). “Ini penanganan untuk mencegah supaya anak-anak tidak terkena ISPA,” ucapnya.
Menanggapi laporan tersebut, Prabowo bertanya kepada Kapolda Riau mengenai perkiraan jumlah tabung oksigen yang dibutuhkan. Kapolda menjelaskan bahwa kebutuhan di Kerumutan sangat signifikan, melebihi jumlah yang sudah tersedia.
“Kami di Kerumutan saat ini sudah ada 30 tabung oksigen, Pak Gubernur sudah menyiapkan 50 tabung oksigen. Perlu banyak Bapak, perlu bisa 500, Bapak,” jawab Kapolda.
Mendengar jawaban tersebut, Prabowo segera memberikan instruksi tegas, “Kabalog, kirim 500 segera.”
Ikuti Koridor.co.id
