— Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengutarakan ambisinya untuk memenangkan kursi gubernur di Jawa Timur pada Pemilihan Umum 2029. Menanggapi hal ini, Partai Gerindra menyatakan menghormati target yang dicanangkan oleh PDIP.

“Kami menghormati dan menghargai setiap target dan dinamika internal setiap partai politik masing-masing, termasuk PDIP yang mulai mempersiapkan diri menghadapi Pileg dan Pilgub Jawa Timur 2029,” ujar Juru Bicara (Jubir) Gerindra, Bahtra Banong, pada Senin (24/8/2026).

Bahtra menjelaskan bahwa saat ini Partai Gerindra masih memprioritaskan fokusnya untuk mengawal keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, sangat penting untuk memastikan seluruh janji kampanye Prabowo kepada masyarakat segera terealisasi dan dirasakan manfaatnya.

“Namun bagi kami di Partai Gerindra konsen kami saat ini adalah memastikan agar program-program prioritas presiden Prabowo yang sudah direncanakan dan program yang begitu baik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. Partai Gerindra saat ini sangat fokus mengawal dan memastikan janji-janji kampanye Presiden Prabowo dapat ditunaikan secara konsisten,” ungkap Bahtra.

Lebih lanjut, Bahtra membeberkan berbagai program prioritas yang sedang dijalankan, mulai dari peningkatan kesejahteraan rakyat, program Makan Bergizi Gratis, penguatan ketahanan pangan dan energi, penciptaan lapangan kerja, hilirisasi industri, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Bagi kami ukuran keberhasilan politik bukan sekadar seberapa cepat berbicara mengenai Pemilu 2029 tetapi seberapa nyata kerja pemerintahan hari ini mampu meningkatkan kualitas hidup rakyat dan menjawab persoalan yang mereka hadapi,” katanya menegaskan.

Bahtra menegaskan bahwa Partai Gerindra akan mempersiapkan diri dengan strategi yang matang untuk kontestasi politik di masa mendatang. Namun, untuk saat ini, seluruh energi partai masih dikerahkan untuk mendukung penuh pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Tentu ketika waktunya tiba, Partai Gerindra akan menghadapi setiap kontestasi politik dengan kesiapan dan strategi yang matang. Tetapi untuk saat ini, energi kami diarahkan untuk bekerja, mengawal pemerintahan Presiden Prabowo, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta memastikan program-program strategis nasional berjalan efektif sampai ke daerah,” tuturnya.

PDIP Targetkan Rebut Kursi Gubernur Jatim

Sebelumnya, PDIP memang telah memasang target ambisius di Jawa Timur untuk tahun 2029. Partai berlambang banteng moncong putih ini tidak hanya membidik kemenangan dalam Pemilihan Legislatif (Pileg), tetapi juga menargetkan kadernya untuk menduduki kursi Gubernur Jawa Timur.

Target tersebut disampaikan oleh Ketua DPD PDIP Jatim, Said Abdullah, dalam acara konsolidasi internal partai di Surabaya. Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, pada Minggu (23/8).

“Dengan kerja keras kita semua, kita punya kewajiban sama, tekad yang sama untuk memenangkan pileg dan pilgub yang akan datang,” ujar Said Abdullah.

Said menambahkan bahwa PDIP Jawa Timur telah melakukan sejumlah evaluasi pasca Pemilu 2024, di mana partai tersebut kehilangan beberapa kursi legislatif dan eksekutif. Meskipun demikian, ia optimistis PDIP dapat kembali meraih kemenangan di Jawa Timur sekaligus berhasil mengantarkan kadernya menjadi gubernur.

Menyusul pernyataan Said, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, sempat mengungkap beberapa nama yang berpeluang diusung partainya sebagai calon gubernur Jawa Timur. Nama-nama kepala daerah PDIP di Jawa Timur masuk dalam bursa tersebut, termasuk Achmad Fauzi yang merupakan Bupati Sumenep, serta Eri Cahyadi yang menjabat sebagai Wali Kota Surabaya.

“Kalau kita lihat di dalam demokrasi yang terkonsolidasi, maka ada calon-calon yang muncul dari kepala daerah. Kami punya 12 kepala daerah, ada juga calon yang muncul dari anggota DPR RI, kami punya anggota DPR RI yang cukup signifikan, sekitar 19 dari Jawa Timur,” beber Hasto.