— JAKARTA – Bandara Halim Perdanakusuma memperpanjang penutupan operasionalnya hingga pukul 18.00 WIB pada Senin, 7 September 2026, akibat dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Keputusan ini menyebabkan pembatalan 31 penerbangan yang terdiri dari 16 keberangkatan dan 15 kedatangan.

Executive General Manager Operasional Bandara Halim Perdanakusuma, Kolonel Pnb Ali Sudibyo, mengonfirmasi bahwa penutupan diperpanjang sehubungan dengan kondisi tersebut. Total penumpang yang terdampak dari pembatalan ini mencapai 2.504 orang.

Sejumlah maskapai seperti Batik Air, Rimbun Air, Fly Jaya, dan Travira Air melaporkan pembatalan penerbangan mereka. Maskapai Citilink dilaporkan tidak memiliki penerbangan yang dibatalkan pada periode tersebut.

Rincian penerbangan keberangkatan yang dibatalkan meliputi 10 penerbangan Batik Air tujuan Surabaya (SUB), Malang (MLG), dan Denpasar (DPS), serta beberapa penerbangan dari maskapai Fly Jaya, Rimbun Air, dan Travira Air ke berbagai kota seperti Yogyakarta (JOG), Kertajati (KTG), dan Muara Teweh (MWK).

Sementara itu, daftar penerbangan kedatangan yang dibatalkan juga mencakup beberapa rute dari Surabaya, Palembang (PLM), Denpasar, Malang, serta rute dari Yogyakarta dan Kertajati yang dilayani oleh Fly Jaya, dan rute dari Muara Teweh oleh Rimbun Air dan Travira Air.

Secara total, pembatalan keberangkatan berdampak pada 1.177 penumpang, sedangkan pembatalan kedatangan memengaruhi 1.327 penumpang.

Empat Bandara Tutup Akibat Abu Vulkanik

Penutupan operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau tidak hanya terjadi di Bandara Halim Perdanakusuma. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mengumumkan perpanjangan penutupan operasional di empat bandara hingga pukul 18.00 WIB pada tanggal yang sama.

Dalam akun Instagramnya, PT Angkasa Pura Indonesia menyatakan bahwa peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada penghentian operasional penerbangan di beberapa bandara yang berada di bawah pengelolaan mereka.

Empat bandara yang mengalami penutupan operasional penerbangan meliputi Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), Bandara Radin Inten II (TKG), dan Bandara Husein Sastranegara (BDO). Penumpang diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi status penerbangan melalui maskapai terkait atau menghubungi Contact Center InJourney Airport.