— JAKARTA – Saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) mencatatkan lonjakan signifikan sepanjang pekan lalu, yaitu 31 Agustus hingga 4 September 2026. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) dengan total akumulasi mencapai Rp 136,21 miliar pada saham ini.

Pergerakan harga saham SINI dilaporkan melesat 50,65% dalam periode tersebut. Pada penutupan perdagangan Jumat, 4 September 2026, saham berkode SINI ditutup pada level Rp 14.500 per unit.

Kenaikan harga saham SINI terjadi di tengah rencana akuisisi oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), emiten yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu. Informasi mengenai negosiasi rencana pengambilalihan ini telah disampaikan oleh manajemen CUAN.

Manajemen CUAN menjelaskan bahwa melalui entitas anaknya, PT Kreasi Jasa Persada dan PT Petrosea Tbk (PTRO), CUAN telah memiliki secara langsung maupun tidak langsung sebesar 27,78% dari modal ditempatkan dan disetor SINI. Saat ini, negosiasi sedang berlangsung dengan pemegang saham SINI untuk mendiskusikan berbagai aspek, termasuk mekanisme, harga, dan waktu penyelesaian rencana pengambilalihan.

“Tunduk pada hasil negosiasi yang sedang dilakukan dan dipenuhinya seluruh persyaratan serta persetujuan yang diperlukan, diharapkan setelah penyelesaian rencana pengambilalihan, maka CUAN (melalui entitas anaknya) akan menjadi pemegang saham terbesar pada SINI dan sekaligus memiliki pengendalian terhadap arah dan kebijakan perusahaan serta manajemen SINI,” jelas manajemen CUAN dalam keterbukaan informasi, Jumat (4/9/2026).

Sesuai dengan persyaratan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 9 Tahun 2018, manajemen CUAN menyatakan bahwa sebagai calon pengendali baru SINI, CUAN atau perusahaan terkendaliannya akan melaksanakan penawaran tender wajib setelah rencana pengambilalihan selesai. Pelaksanaan penawaran tender wajib ini akan tetap memperhatikan ketentuan POJK 9/2018.