Koridor.co.id — Sebanyak 65 orang yang diduga hendak menunggangi aksi demonstrasi di depan gedung DPR/MPR RI diamankan polisi di wilayah Jakarta Timur, Kamis (27/8/2026). Kelompok tersebut terdiri dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa dan pelajar SMK.
Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyatakan bahwa mereka berasal dari berbagai wilayah seperti Bogor, Bekasi, Depok, Tangerang, dan Bandung sebelum berkumpul di satu lokasi.
“Mahasiswa, sebagian ada pelajar. Sebagian ada kelompok pelajar SMK,” kata Iman kepada wartawan di Jakarta.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menyita sejumlah barang bukti dari orang-orang tersebut. Barang bukti yang diamankan antara lain 39 senjata tajam, 2 pucuk senjata airsoft gun beserta satu tabung gas dan 25 gram gotri sebagai pelurunya.
Selain itu, disita pula tiga stik golf, tujuh jeriken berisi bensin, 201 botol kaca dengan sumbunya, satu unit Toa, satu botol cat semprot, dan 11 tas ransel yang diduga akan digunakan untuk membawa bom molotov.
“Tas ransel yang diduga ini akan digunakan untuk membawa molotov-molotov ini pada saat pelaksanaannya. Kemudian 4 buah banner, 4 strip Tramadol, dan 2 strip Diazepam,” tambah Iman.
Ikuti Koridor.co.id
