Koridor.co.id — Semarang – Polisi mengungkap motif di balik pembunuhan sadis terhadap Mozza Axillia Gunarsa (17), perempuan asal Bergas yang jasadnya ditemukan dalam kondisi kerangka di jurang wilayah Jangli, Kota Semarang. Tersangka berinisial MDVA (22) mengaku melakukan perbuatan tersebut karena diliputi rasa cemburu.
Kasat Res PPA-PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti, menjelaskan bahwa tersangka mengakui adanya cekcok dengan korban yang dipicu kecemburuan. “Memang pelakunya mengakui sebelumnya ada cekcok karena pelaku itu cemburu,” kata Sriniti, Senin (7/9/2026).
Menurut Sriniti, kecemburuan tersangka muncul ketika ia membuka ponsel milik Mozza dan menemukan adanya percakapan korban dengan pria lain. “Cemburu waktu bareng itu itu dia sempat buka handphone-nya korban ada chat dari laki-laki lain,” ujarnya.
Hubungan antara Mozza dan tersangka terjalin melalui media sosial sejak Mei 2025. Insiden cekcok antara keduanya terjadi di kamar kos pelaku pada 25 Juni 2025. “Jam 14.00 WIB an itu cek cok. Itu jadi rentang siang, sore itu. Kalau menurut pengakuan pelaku sih korban mukul dulu waktu cek cok itu, kemudian pelaku emosi langsung bekap korban sampai lemas,” jelas Sriniti.
Tersangka mengaku panik setelah menyadari Mozza sudah lemas. Ia kemudian sempat keluar dari kamar kos sebanyak dua kali. Kunjungan pertama adalah untuk membeli makan dan tali rafia, sementara kunjungan kedua dilakukan untuk mencari lokasi pembuangan jasad korban. “Keluarnya itu beli makan sama tali rafia. Habis itu masuk lagi, makan. Habis itu keluar lagi survei tempat, habis itu sudah ketemu dia balik lagi,” tutur Sriniti menirukan pengakuan tersangka.
Setelah korban lemas, tubuhnya dimasukkan ke dalam kardus, lalu diikat dengan tali rafia, dan terakhir dimasukkan ke dalam karung. Tersangka kemudian membawa jenazah korban menggunakan sepeda motor seolah-olah mengangkut paket menuju lokasi yang telah disurveinya. “Baru dibawa sendiri dibopong, ditaruh di motor, seolah-olah kayak paket gitu. Terus dibawa ke tempat yang udah dia survei itu. Malam itu habis Magrib dia buangnya,” pungkasnya.
Ikuti Koridor.co.id
