Koridor.co.id — JAKARTA – Gunung Ibu yang terletak di Pulau Halmahera, Maluku Utara, dilaporkan mengalami erupsi pada Minggu (6/9) malam. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi 500 meter di atas puncak gunung.
Menurut keterangan akun Threads Badan Geologi, erupsi terjadi pada pukul 22:48 WIT, dengan tinggi kolom abu teramati mencapai ± 500 meter di atas puncak (± 1.825 meter di atas permukaan laut). Kolom abu tersebut berwarna putih hingga kelabu, dengan intensitas sedang hingga tebal, dan bergerak condong ke arah utara serta timur laut.
Saat ini, Gunung Ibu berada dalam status Waspada (Level II). Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sementara sekitar 38 detik. Laporan Badan Geologi menyebutkan bahwa erupsi masih berlangsung saat laporan disusun.
Masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ibu diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah. Terdapat perluasan sektoral berjarak 3.5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif.
Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, seperti masker, serta kacamata. Badan Geologi juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat diminta untuk selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
Ikuti Koridor.co.id
