Koridor.co.id — JAKARTA – Real Madrid harus gigit jari dalam upaya merekrut gelandang incaran mereka, Rodri. Sang pemain memilih untuk bergabung dengan rival abadi, Barcelona, dalam sebuah transfer yang mengejutkan.
Rodri, yang telah lama menjadi incaran Real Madrid, diproyeksikan sebagai suksesor ideal bagi para gelandang senior seperti Luka Modric dan Toni Kroos. Kemampuannya dalam mengatur ritme permainan, ditambah prestasinya sebagai juara Euro 2024 dan Piala Dunia 2026, semakin membulatkan ketertarikan klub ibu kota Spanyol tersebut.
Peluang Madrid untuk mendatangkan Rodri musim panas ini sempat terbuka lebar mengingat kontrak sang pemain dengan Manchester City hanya menyisakan satu tahun. Namun, eks pemain Villarreal dan Atletico Madrid itu justru mengambil keputusan tak terduga dengan merapat ke Camp Nou.
Barcelona bergerak cepat dan berhasil mengamankan jasa Rodri dengan mahar senilai 76,5 juta Euro, atau sekitar Rp 1,57 triliun, yang diterima oleh Manchester City. Kepindahan ini membuat Real Madrid harus menelan kekecewaan karena gagal mendapatkan pemain yang mereka idamkan.
Meskipun demikian, kegagalan transfer ini tampaknya tidak terlalu membebani Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal itu tetap memuji kualitas Rodri dan mengakui bahwa sang pemain akan menjadi pelengkap yang sempurna bagi skuadnya. “Dia pasti akan menjadi pelengkap yang sempurna,” ujar Mourinho dalam konferensi pers jelang pertandingan melawan Espanyol.
Mourinho menambahkan, “Dia pemain hebat dengan banyak pengalaman, tapi ketika kita punya Tchouaméni, Valverde, Bernardo, atau Arda, yang bisa bermain di posisi-posisi itu, kita sadar bahwa kita tidak akan mengalami masalah apa pun.”
Real Madrid sendiri telah melakukan sejumlah pergerakan signifikan di bursa transfer musim panas ini dengan mendatangkan beberapa pemain baru, termasuk Marc Cucurella, Ibrahima Konate, Denzel Dumfries, Bernardo Silva, Carlos Espi, dan Yan Diomande.
Ikuti Koridor.co.id
