— Jakarta – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM bersama para pemimpin redaksi media menggelar turnamen olahraga yang tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana menggalang dana bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan korban kebakaran di Desa Sade, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Konsep unik dalam turnamen ini mengonversi setiap skor yang tercipta dalam pertandingan menjadi nilai bantuan. Melalui semangat berbagi ini, terkumpul donasi senilai Rp 26.826.000 yang akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Setiap poin yang dicetak dalam pertandingan bukan sekadar angka di papan skor, melainkan menjadi simbol kepedulian yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di wilayah terdampak bencana.

PNM berkolaborasi dengan media dalam inisiatif ini untuk bersama-sama menyuarakan pesan solidaritas. Peran media dinilai sangat penting dalam mengangkat berbagai persoalan masyarakat sekaligus menjadi jembatan untuk menghubungkan kepedulian berbagai pihak, sehingga dapat terwujud menjadi gerakan yang memberikan manfaat lebih luas.

Direktur Utama PNM, Kindaris, menekankan bahwa semangat kebersamaan merupakan kekuatan fundamental dalam menghadapi berbagai situasi, terutama ketika masyarakat sedang dilanda musibah.

“Kepedulian akan menjadi lebih berarti ketika dilakukan bersama-sama. Hari ini kita berkumpul melalui olahraga, tetapi tujuan kita jauh lebih besar, yaitu menghadirkan manfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8/2026).

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan media merupakan bagian dari komitmen PNM untuk terus hadir di tengah masyarakat. Selain melalui penyediaan pembiayaan dan pemberdayaan bagi pengusaha ultra mikro, PNM juga aktif dalam aksi sosial ketika masyarakat membutuhkan dukungan.

“Sekecil apapun bantuan yang kita berikan, jika dilakukan bersama-sama, insyaallah dampaknya bisa menjadi lebih besar,” katanya.

Semangat kolaboratif ini terasa melalui kegiatan sederhana di lapangan olahraga, yang menjadi ruang untuk mempererat hubungan sekaligus mengubah energi positif menjadi bantuan nyata bagi sesama.

Di sisi lain, bencana di NTT dan kebakaran di Desa Sade, NTB, menjadi pengingat bahwa masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar perhatian sesaat. Bantuan dan dukungan yang diberikan merupakan bagian dari upaya meringankan beban mereka untuk dapat kembali menjalani kehidupan normal.

Oleh karena itu, nilai donasi yang terkumpul bukan sekadar angka. Di baliknya terdapat semangat bertanding, silaturahmi, dan kepedulian yang dikonversikan menjadi harapan bagi mereka yang terdampak bencana. Ketika banyak pihak bergerak bersama, setiap poin yang dihasilkan dapat membuka pintu harapan baru.