Koridor.co.id — JAKARTA – Industri pakan hewan peliharaan atau pet food di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat, diproyeksikan mencapai 7–8 persen pada 2026. Pertumbuhan ini didorong oleh fenomena pet humanization, peningkatan kelas menengah, urbanisasi, serta minat generasi muda dalam memelihara hewan. Akibatnya, konsumen kini lebih mengutamakan kualitas nutrisi, keamanan, dan manfaat jangka panjang dalam memilih produk.
Menyikapi potensi pasar yang besar ini, BOLT, merek pakan hewan dari CPPETINDO, memperkuat posisinya di kategori cat food dan dog food. Penguatan tidak hanya dilakukan melalui pengembangan produk dan perluasan distribusi, tetapi juga melalui upaya penguatan edukasi kepada masyarakat.
CEO CPPETINDO, Paulius Juta, menegaskan bahwa pertumbuhan industri harus sejalan dengan edukasi mengenai nutrisi berimbang dan kepemilikan hewan yang bertanggung jawab. “Kami melihat pertumbuhan industri bukan hanya dari meningkatnya permintaan, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya nutrisi dan kesejahteraan hewan. Karena itu, bagi kami, pertumbuhan yang sehat adalah pertumbuhan yang dibarengi edukasi dan terus melanjutkan inovasi,” ujar Paulius di sela Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 di ICE, Tangerang, Banten, Minggu (06/09/2026).
Inovasi dan Edukasi Nutrisi Hewan
BOLT menempatkan inovasi produk dan edukasi sebagai fokus utama untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar pet food di Indonesia. Pada 2023, nilai pasar ini tercatat mencapai Rp7,8 triliun menurut Euromonitor. Inovasi BOLT didukung oleh riset dan pengembangan, termasuk divisi Animal Health Service yang memantau kesehatan hewan selama mengonsumsi produk.
“BOLT adalah salah satu barometer di industri ini yang terus mengembangkan teknologi nutrisi. Kita tidak berhenti dalam mengembangkan formula yang setiap tahun terus kita perbarui dan sempurnakan,” tambah Paulius. Edukasi menjadi salah satu cara membangun hubungan jangka panjang dengan para pemilik hewan peliharaan atau pet parents.
Melalui kanal konsultasi resmi HaloBOLT, kolaborasi dengan dokter hewan dan komunitas, serta konten edukasi berkelanjutan, BOLT berupaya memberikan informasi yang tepat mengenai nutrisi dan perawatan hewan. “Sebagai bagian dari industri, tanggung jawab kami tidak berhenti pada menghadirkan produk bernutrisi yang mudah diakses. Kami juga ingin memastikan pet parents memperoleh informasi yang tepat. Lewat riset, inovasi, dan edukasi, kami ingin tumbuh bersama industri sekaligus konsumen,” ujar Erwin Hartawan, CCO CPPETINDO.
BOLT kini memiliki lebih dari 100 distributor di seluruh Indonesia dan terus memperluas penetrasi pasar. Perusahaan juga menjangkau pasar ekspor di Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Oman, dan Uni Emirat Arab. Secara grup, CPPETINDO juga mengekspor ke Bangladesh, Sri Lanka, dan Pakistan. Erwin menambahkan bahwa pasar ekspor dan kanal digital akan menjadi sumber pertumbuhan baru bagi BOLT.
Komitmen inovasi dan edukasi ini ditopang oleh kapabilitas perusahaan. Produk BOLT diformulasikan mengacu pada standar Association of American Feed Control Officials (AAFCO) dan telah mengantongi sertifikasi NKV, GMP, dan HACCP. Diproduksi di fasilitas Surabaya, Cikampek, dan Pemalang, BOLT optimistis industri pet food Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan besar dengan peningkatan kualitas produk, inovasi, edukasi, dan kolaborasi lintas sektor.
Dukungan untuk Perlindungan Hewan
CPPETINDO melalui merek Rocco dan BOLT turut mendukung aksi sosial di ajang IIPE 2026. Mereka menggandeng koalisi Dog Meat Free Indonesia (DMFI) untuk menyuarakan penghentian kekerasan terhadap hewan non-pangan dan mendorong percepatan pengesahan RUU Perlindungan dan Kesejahteraan Hewan. Aksi ini merupakan kelanjutan kampanye “Anti Jagal, Mari Jaga” melalui penggalangan petisi, di mana setiap tanda tangan dikonversi menjadi donasi pakan bagi anjing di shelter.
CPPETINDO juga menghadirkan talkshow interaktif bertema “Dari Ibu Kota untuk Nusantara: Menyebarkan Gerakan Ramah Hewan ke Seluruh Indonesia”. Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber, termasuk Nadine dan Mischa Chandrawinata, perwakilan dari DMFI, Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Dr. drh. Hasudungan A. Sidabalok, serta Wilda Novayana selaku Brand Manager CPPETINDO.
Dalam talkshow tersebut, para pembicara secara simbolis menandatangani petisi untuk mengakhiri perdagangan daging anjing dan kucing serta mendorong pengesahan RUU Perlindungan dan Kesejahteraan Hewan. Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta menegaskan dukungan Pemprov melalui Pergub No. 36 Tahun 2025 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies, yang melarang perdagangan dan penjagalan hewan penular rabies untuk tujuan pangan.
“Tantangan utama implementasi Pergub No. 36 Tahun 2025 adalah sanksi yang belum terlalu berat. Karena itu, kita akan memperkuatnya melalui Perda dengan sanksi yang lebih tegas. Mudah-mudahan pada 2026 naskah akademik dapat kita selesaikan,” kata Hasudungan A. Sidabalok. Perwakilan DMFI menekankan perlunya payung hukum setingkat undang-undang agar penegakan hukum terhadap pelaku perdagangan dan penganiayaan hewan memiliki landasan pidana yang mengikat. “Edukasi saja tidak cukup untuk menghentikan penjagalan anjing. Kita membutuhkan penguatan regulasi di tingkat nasional,” tegas drh. Merry Ferdinandez.
CPPETINDO melalui Rocco dan BOLT mendukung penuh upaya menjamin keselamatan hidup hewan, sekaligus mendorong sinergi antara industri, pemerintah, dan komunitas. “Sebagai bagian dari industri pakan hewan, kami menyadari bahwa upaya menciptakan ekosistem yang aman bagi hewan kesayangan membutuhkan aksi nyata dari masyarakat. Lewat kolaborasi ini, pengunjung tidak hanya datang ke pameran untuk berbelanja, tetapi juga mengambil peran aktif,” kata Wilda Novayana.
Nadine Chandrawinata menekankan pentingnya peningkatan suara masyarakat agar praktik konsumsi dan perdagangan hewan tidak lagi dianggap biasa. “Perdagangan daging anjing adalah bentuk kekerasan struktural pada hewan yang harus dihentikan,” ujarnya. Mischa Chandrawinata menambahkan pentingnya membangun empati dan rasa peduli dalam hubungan antara manusia dan hewan peliharaan sehari-hari. Rangkaian acara ditutup dengan aktivitas edukasi interaktif “Games Ranking 1” dari brand Rocco.
Dengan demikian, komitmen CPPETINDO melalui BOLT dan Rocco tidak hanya berhenti pada penyediaan pakan berkualitas, tetapi juga diwujudkan melalui gerakan sosial nyata yang berdampak langsung pada keselamatan hidup hewan di Indonesia. Lewat riset, inovasi, edukasi, dan aksi sosial, CPPETINDO menegaskan perannya sebagai produsen dan distributor pakan hewan kesayangan yang menghadirkan produk bernutrisi berstandar internasional, didukung jaringan distribusi nasional yang luas serta menjangkau pasar ekspor di delapan negara, sekaligus menjadi bagian dari gerakan perlindungan hewan di Tanah Air.
Ikuti Koridor.co.id
