— Sebanyak 10 saham menjadi penyebab investor mengalami kerugian parah pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan ini. Harga saham-saham tersebut anjlok dalam rentang 9% hingga 38% pada periode 31 Agustus–4 September 2026. Dua di antaranya adalah saham RGAS dan FUJI yang masuk dalam daftar top losers.

Meskipun demikian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara keseluruhan menunjukkan tren positif. Selama sepekan, IHSG mengalami peningkatan sebesar 1,82%, ditutup pada level 6.636,4 pada akhir pekan, naik dari posisi 6.518,1 pada pekan sebelumnya. Nilai kapitalisasi pasar (market cap) BEI pun ikut terangkat sebesar 1,47%, mencapai Rp 11.599 triliun dari Rp 11.431 triliun pada pekan sebelumnya, menandai penambahan Rp 168 triliun.

Volume transaksi harian rata-rata BEI juga mencatat peningkatan tertinggi, yakni 35,9%, menjadi 48,9 miliar saham dari 36,05 miliar saham pada pekan sebelumnya. Nilai transaksi harian rata-rata melonjak 25,75% menjadi Rp 19,22 triliun dari Rp 15,29 triliun. Sementara itu, frekuensi transaksi harian rata-rata meningkat 10,93% menjadi 2,39 juta kali transaksi dari 2,15 juta kali transaksi.

Pada Jumat lalu, investor asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp 29,76 miliar. Sepanjang tahun 2026, total nilai jual bersih investor asing mencapai Rp 68,05 triliun.

Saham ‘Top Losers’ Pekan Ini

Di antara kesepuluh saham yang menjadi top losers pekan ini, PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) mengalami penurunan harga paling drastis, yakni 38,14%. Harga saham RGAS ambles dari Rp 194 menjadi Rp 120. Saham PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) juga terpantau anjlok 26%, dari Rp 330 menjadi Rp 244.

Saham PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) terkoreksi 21,3% menjadi Rp 170, PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) terpangkas 21,26% menjadi Rp 137, dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) jeblok 15,6% menjadi Rp 248. Selanjutnya, saham PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) tergelincir 11,6% ke level Rp 318, PT Ekadharma International Tbk (EKAD) melemah 10,5% menjadi Rp 374, dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) turun 10,3% menjadi Rp 865.

PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) juga tidak luput dari pelemahan, dengan harga sahamnya jatuh 10% menjadi Rp 216. Sementara itu, PT Inter-Delta Tbk (INTD) terpangkas 9,7% menjadi Rp 260.