Koridor.co.id — Gempa bumi dengan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 19 Agustus 2026, pukul 10.13.28 WIB. Pusat gempa berlokasi di laut, sekitar 54 kilometer arah timur laut Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Berdasarkan data awal yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada koordinat 8,23 derajat Lintang Selatan (LS) dan 121,51 derajat Bujur Timur (BT). Kedalaman gempa tercatat mencapai 10 kilometer di bawah permukaan laut.
Dengan magnitudo 5,2, gempa ini tergolong signifikan. Mengingat kedalamannya yang relatif dangkal, getaran gempa berpotensi dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar episentrum. Namun, hingga kini belum ada laporan resmi mengenai tingkat getaran yang dirasakan maupun potensi kerusakan yang ditimbulkan.
BMKG menekankan bahwa informasi yang disampaikan merupakan data awal yang mengutamakan kecepatan. Hasil pengolahan data gempa ini masih bersifat sementara dan dapat mengalami perubahan seiring dengan pembaruan data yang lebih lengkap.
Masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik. Warga juga diminta untuk selalu mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan oleh BMKG dan tidak mudah percaya pada berita atau informasi yang belum terverifikasi kebenarannya terkait gempa ini.
Ikuti Koridor.co.id
