Koridor.co.id — Jakarta – Chelsea berpotensi memiliki trio lini depan yang mematikan di musim mendatang. Kedatangan Morgan Rogers dari Aston Villa dengan mahar 117 juta poundsterling menambah kekuatan ofensif The Blues, bersanding dengan Cole Palmer dan Joao Pedro.
Mahalnya transfer Rogers, yang menjadikannya pemain termahal di Premier League sejauh ini, tentu memberikan ekspektasi tinggi. Graham Potter, manajer Chelsea, kini dihadapkan pada tantangan untuk menemukan skema permainan yang tepat agar ketiga bintang barunya ini dapat tampil optimal.
Musim lalu, Cole Palmer telah membuktikan kualitasnya dengan penampilan impresif, mencatatkan 11 gol dan tiga assist dalam 34 pertandingan di berbagai ajang. Sementara itu, Joao Pedro menjadi mesin gol utama tim, menyumbangkan 20 gol dan sembilan assist dari 50 penampilan.
Mantan pemain Arsenal, Paul Merson, memberikan pandangannya mengenai potensi skema permainan yang bisa diterapkan oleh Potter. Menurutnya, untuk memaksimalkan peran Palmer dan Rogers sebagai gelandang serang, Chelsea mungkin perlu mengadopsi formasi tiga bek.
“Jika Xabi Alonso ingin membuat Cole Palmer dan Morgan Rogers bermain dan tampil sebagai dua gelandang serang, maka Anda kemungkinan besar harus bermain dengan tiga bek,” kata Merson seperti dikabarkan oleh Sportskeeda.
Merson menekankan pentingnya menurunkan kedua pemain tersebut dalam skuad. “Dia harus memainkan kedua pemain tersebut di lapangan untuk Chelsea, karena mereka adalah dua pemain bintang, dua pemain yang menjadi motor penggerak tim.”
Namun, Merson juga mengidentifikasi potensi masalah dalam kolaborasi ketiganya. “Kekhawatiran saya bagi mereka adalah adanya segitiga-Palmer, Rogers, dan Joao Pedro, ketiganya sama-sama ingin turun ke bawah untuk menjemput bola. Area tersebut akan menjadi sangat padat. Itulah satu-satunya masalah saya,” tambahnya.
Ikuti Koridor.co.id
