Sepuluh hal yang dapat dilakukan di malam hari daripada menonton Netflix

Koridor.co.id

Ilustrasi layanan streaming.

Data pada tahun 2021 menunjukkan, orang dewasa di Inggris menghabiskan sepertiga waktu mereka untuk menonton TV dan konten video online rata-rata lima jam empat puluh menit.

Anda tidak perlu membuang TV Anda dan memaksakan diri untuk melakukan aktivitas malam yang rumit. Yang Anda butuhkan adalah merotasi beberapa kegiatan alternatif yang menarik bagi Anda supaya malam Anda tetap menyenangkan.

Seiring waktu, Anda akan menemukan apa yang memberi energi positif pada Anda dan kecerdasan otak, sehingga Anda bisa tidur dengan pikiran yang rileks dan hati yang tenang.

Kendalikan Pemicu Kepanikan

Sisihkan waktu beberapa menit sebelum tidur, supaya Anda tidak terganggu keesokan harinya. Anda bisa melakukan hal-hal sederhana seperti membersihkan meja, menyiapkan rancangan kerja, merencanakan kegiatan harian Anda, atau bahkan menyimpan telepon di luar kamar tidur.

Menghilangkan gangguan di malam hari memudahkan kita untuk fokus di pagi hari

Kosongkan Pikiran Anda dari ‘Loop Terbuka’

Tidak semua gangguan berasal dari luar. Kita terbiasa menyimpan hal-hal paling mengganggu di dalam pikiran kita.

Anda bisa coba memfokuskan perhatian Anda dengan menulis daftar tugas, merencanakan pertemuan di kalender Anda, atau meluangkan waktu 5 menit untuk mengosongkan pikiran Anda di malam hari.

Mencatat isi pikiran Anda, dapat mencegah hal-hal yang belum terselesaikan hari ini mengganggu pikiran kita besok.

Seperti yang ditulis Chris Bailey dalam bukunya Hyperfocus: “Pikiran yang kosong adalah pikiran yang produktif, dan semakin banyak hal yang kita keluarkan dari pikiran kita, semakin jelas kita berpikir.”

Jangan Biarkan Pikiran Anda Mengonsumsi Sampah

Acara realitas di televisi, talk show, dan gosip selebriti seperti junk food bagi otak kita. Kualitasnya rendah, diproses secara intensif, dan meskipun kita tahu itu buruknya, kita tetap mengonsumsinya.

Berhentilah mengonsumsi apa yang penulis Paul Greenberg sebut sebagai ‘media sampah’. Sebagai gantinya, cobalah menonton film yang bagus, atau bahkan konten di YouTube yang berkualitas tinggi.

Jangan sibukkan kepala Anda dengan aktivitas tidak penting

Kita jarang beristirahat dengan cukup di malam hari seperti seharusnya. Begitu kita pulang dari kerja yang melelahkan, kita malah sibuk dengan memeriksa media sosial, memindai berita, dan menyalakan TV.

Alih-alih istirahat, kita malah menyibukkan otak kita dengan lebih banyak masukan, informasi, dan rangsangan dari gawai kita.

Tentu saja tidak realistis untuk menghilangkan semua perangkat dari aktivitas malam Anda, namun, hiburan berkualitas rendah tidak boleh melebihi hiburan berkualitas tinggi.

Di ujung malam, Anda ingin mental yang jernih dan energi yang cukup.

Mainkan Permainan Papan

Jika rutinitas keluarga Anda setelah makan malam adalah mengasingkan diri ke dalam domain dan realitas virtual Anda sendiri, cobalah sisihkan satu malam dalam seminggu di mana Anda akan memainkan permainan papan bersama keluarga.

Menurut Tanya Gooding, pakar Digital Detox, bermain permainan papan menempatkan Anda ke dalam “flow state“; keadaan meditatif di mana otak Anda perlahan-lahan pulih, dan pernapasan serta detak jantung Anda melambat.

Selain itu, otak akan menghasilkan zat kimia yang membuat Anda nyaman.

Lebih Baik Menelepon daripada Mengirim Pesan teks

Penelitian menunjukkan, pesan teks menciptakan ilusi kedekatan, mengurangi stabilitas dan kepuasan hubungan.

Simpan percakapan emosional untuk komunikasi lewat panggilan telepon atau tatap muka.

Baca Sesuatu yang Menyenangkan dan Tidak terkait pekerjaan

Penelitian menunjukkan bahwa membaca fiksi adalah salah satu cara paling efektif untuk mengurangi stres. Tingkat stres menurun hingga 68% setelah membaca fiksi — lebih tinggi daripada mendengarkan musik, berjalan, atau minum teh.

Namun, seperti yang pernah ditulis oleh penulis terlaris Matt Haig: “Membaca itu penting bukan karena bisa membantu Anda mendapatkan pekerjaan. Itu penting karena memberi Anda ruang untuk eksis di luar realitas yang Anda terima.”

Biarkanlah Mereka Menunggu

Platform seperti Whatsapp dan Messenger membuat komunikasi menjadi gratis, mudah, dan instan.

Namun dengan kemudahan ini, kita mengembangkan harapan yang tidak sehat: Bahwa kita selalu harus ada di sana — menjawab telepon, membalas pesan teks, menjawab email, dan memperbarui media sosial kita.

Bebaskan diri dari ekspektasi tidak realistis dari pesan instan ini dan ambil kembali kendali waktu luang Anda.

Teman-teman Anda pasti mengerti saat Anda membutuhkan waktu dan ruang untuk diri sendiri. Dan jika tidak, mereka memang tidak layak untuk Anda hubungi kembali.

Pindahkan TV dari Kamar Tidur Anda

Setiap ruangan memiliki tujuannya masing-masing. Dapur untuk memasak, ruang makan untuk makan, kantor untuk bekerja, ruang tamu untuk menghibur, dan kamar tidur untuk tidur.

Semakin baik kita menggunakan setiap ruangan sesuai tujuannya, semakin produktif ruangan tersebut. Gunakan kamar tidur Anda untuk tidur, dan letakkan barang-barang yang terkait pekerjaan, laptop, dan televisi dari kamar tidur Anda.

Tulis Satu Baris Setiap Hari

Berbeda dengan praktik menulis jurnal yang rumit, menulis hanya satu baris setiap hari lebih terasa mudah dan dapat dicapai.

Ini adalah cara bagus bagi Anda untuk menuliskan ide-ide kecil sebelum tidur di malam hari, dan membantu Anda lebih fokus di keesokan harinya.

*** disadur dari Medium.

Artikel Terkait

Terkini