Pentingnya Kehadiran Orang Tua Untuk Perkembangan Psikologi Anak

Koridor.co.id

Ilustrasi Keluarga Bahagia
Ilustrasi Keluarga Bahagia

Jika seorang anak mengetahui bahwa setidaknya ada satu orang tua yang bersikap tenang, sabar, dan penuh kasih sayang di hadapan mereka, hampir semua hal dalam hidup dan perkembangan mereka akan berjalan lebih lancar. Anak-anak akan merasa lebih kuat dan lebih percaya diri jika mereka dapat mengandalkan Anda untuk selalu ada untuk mereka, apa pun yang terjadi di dunia mereka atau dunia Anda. Mereka pada akhirnya akan siap untuk melanjutkan dan mengembangkan hubungan yang sehat dengan orang lain. Mereka akan siap untuk mengembangkan, menemukan, dan menikmati sisi terbaik dari kehidupan. Kehidupan mereka akan sejahtera, dan mereka mampu mengatasi kesulitan hidup yang memang tak terhindarkan.

Pentingnya keberadaan Anda di sisi anak Anda dari masa kanak-kanak hingga dewasa telah dibahas dalam Imperfect Parenting: How to Build a Relationship with Your Child to Weather Any Storm. Tidak ketinggalan, Daniel Siegel dan Tina Payne Bryson mengulasnya dalam The Power of Showing Up.

Seperti Apa ‘Showing Up’ itu?

Meski konsep kehadiran orang tua atau boleh kita istilahkan Showing Up itu terlihat mudah, namun tetap menuntut orang tua untuk gigih dan berkomitmen. Sangat sulit bagi orang tua untuk melakukannya dengan baik ketika mereka sendiri menjalani kehidupan yang sibuk dan rumit.

Siegel dan Bryson mendekonstruksinya menjadi empat elemen fundamental: aman, terlihat, tenang, dan nyaman. Mereka berdua juga menjelaskan bagaimana ide-ide ini muncul dan dapat diterapkan pada semua jenis keluarga dalam segala situasi.

  • Aman. Anda tidak dapat melindungi anak Anda dari setiap bahaya, dan jika Anda melakukannya justru Anda akan membuat mereka tidak berdaya. Sebaliknya dengan mendukung mereka ketika mereka mencoba sesuatu dan gagal, Anda dapat memberi mereka kepercayaan diri yang mereka butuhkan untuk terus mengambil risiko yang diperlukan untuk tetap belajar dan berkembang. Anda dapat mendukung mereka agar merasa cukup aman untuk menghadapi tantangan sulit yang pada akhirnya mengarah pada pencapaian tinggi dengan kehadiran Anda yang penuh kasih untuk mereka selama masa-masa sulit dan mengajari mereka untuk menyambut kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar.
  • Terlihat. Masing-masing kita perlu merasa dilihat, didengar, dan dihargai karena individualitas kita yang khas. Saat anak Anda bertingkah untuk mencari perhatian, mereka mungkin memberi tahu Anda bahwa mereka tidak merasa didengar. Terkadang orang tua mencoba untuk mengabaikan perilaku konyol anak mereka, misalnya saat mereka bertengka dengan saudara kandungnya karena masalah yang tidak penting, berbicara berlebihan atau keras, atau melucu dengan cara yang berbahaya, tetapi jika Anda dapat melakukan sebaliknya, semuanya akan berjalan lebih lancar dan cepat. Dengan kata lain, cobalah untuk memperhatikan anak Anda ketika mereka mencoba menarik perhatian Anda. Mungkin selama ini Anda menggunakan ponsel terlalu berlebihan. Mungkin mereka perlu berbicara dengan Anda tentang sesuatu yang mengganggu mereka. Mungkin mereka kelaparan, kelelahan, atau menghadapi masalah lain. Ketika seorang anak merasa dilihat oleh orang tuanya, mereka lebih nyaman dan percaya diri.
  • Tenang. Komponen Show Up penting lainnya adalah Ketenangan. Ini tidak berarti memberi tahu anak Anda berulang kali betapa pintar, berbakat, atau menariknya mereka. Keyakinan Anda yang tenang pada kemampuan anak Anda untuk mengatasi masalah mereka dengan dukungan Anda sesuai kebutuhan adalah jenis ketenangan yang mereka butuhkan. Alih-alih mencoba menyelamatkan mereka dari kesulitan mereka, bantu mereka menyadari bahwa mereka dapat mengatasinya sendiri dengan dukungan yang tepat di sepanjang jalan.
  • Nyaman. Memberi anak Anda jaminan dari kehadiran Anda yang sebenarnya — baik secara fisik maupun emosional — setiap hari adalah dimensi lain dari konsep Show Up. Lamanya waktu memang penting, tetapi Siegel dan Bryson menekankan bahwa ini masih bisa diperdebatkan. Tidak peduli berapa banyak orang tua percaya bahwa jika mereka menghabiskan cukup waktu berkualitas dengan anak mereka, jumlah waktu yang mereka habiskan bersama secara otomatis akan berkurang, Show Up berarti hadir di saat-saat yang mudah, sehari-hari, dan pada saat-saat yang lebih sulit.

Bahkan di saat anak-anak mulai dewasa.

Kehadiran orang tua selama tahap perkembangan anak — sejak lahir hingga awal masa dewasa — tetap penting, terutama di saat meningkatnya kecemasan dan masalah kesehatan mental lainnya. Kehadiran Anda selama masa remaja menjadi kekuatan penenang dalam situasi di mana anak Anda mungkin bertindak sembarangan. Cobalah yang terbaik untuk mengesampingkan hal-hal lain dan dengarkan jika anak remaja Anda ingin berbicara. Kehadiran Anda sekarang dapat menyelamatkan nyawa anak remaja Anda, meskipun mereka mungkin tidak akan memberi tahu Anda sampai mereka jauh lebih besar.

Akhirnya, transisi menuju kedewasaan menjadi semakin sulit bagi kaum muda. Ketika anak Anda berusia 18 atau 21 tahun, Anda mungkin mengira pekerjaan Anda sebagai orang tua sudah selesai. Namun, jika Anda bisa mendampingi anak Anda selama beberapa tahun lagi, Anda akan meningkatkan kemungkinan bahwa mereka akan terus menjalani kehidupan yang memuaskan.

*** disadur dari tulisan Dona Matthews Ph.D. di halaman Psychology Today.

Artikel Terkait

Terkini