10 Kota Berkembang yang Sukses Dibangun di Gurun

Koridor.co.id

Las Vegas, Nevada (randy andy/shutterstock.com)

Jakarta, Koridor.co.id – Kota adalah landasan peradaban manusia. Secara historis penduduk kota membentuk persentase kecil dari seluruh populasi manusia. Namun laju urbanisasi yang cepat dan pergerakan menuju kota telah membuat lebih dari setengah populasi dunia tinggal di kota.

Untuk alasan kenyamanan dan suplai yang konsisten, banyak kota di tempat-tempat beriklim sedang dengan akses ke berbagai kebutuhan sumber daya. Gurun, tempat tandus dengan sedikit curah hujan, sedikit vegetasi, dan panas yang terik biasanya akan menjadi antitesis sebuah kota. Tetapi dalam praktiknya, ini tidak terjadi karena di seluruh dunia ada beberapa kota yang ramai dan terletak di tanah yang tidak ramah ini. Berikut adalah beberapa kota di antaranya.

Sharm el-Sheikh

Sharm El Sheikh, Mesir terletak di ujung selatan Semenanjung Sinai di lepas pantai Laut Merah. Kota ini memiliki populasi sekitar 73.000 penduduk pada 2015, dan juga berfungsi sebagai pusat administrasi untuk Kegubernuran Sinai Selatan Mesir, sebuah otoritas yang mencakup beberapa kota pesisir dan pegunungan lainnya. Kota ini adalah hotspot untuk pariwisata karena pemandangannya yang indah dan dramatis serta pola cuaca hangat yang konsisten sepanjang tahun.

Santa Fe

Santa Fe merujuk ke banyak kota dan lokasi di seluruh dunia, karena ini adalah nama populer, tetapi di sini mengacu pada ibu kota negara bagian New Mexico di Amerika Serikat. Ini adalah kota terbesar keempat di negara bagian dengan populasi 2019 sebesar 84.683 orang. Kita dapat menelusuri asal-usulnya ke masa pembentukannya pada 1610, menjadi ibukota negara bagian tertua di seluruh Amerika. Kota ini menonjol karena keseniannya yang menurut sebagian orang adalah salah satu yang terhebat di dunia.

Casablanca

Sebagai kota terbesar di Maroko, Casablanca juga kebetulan adalah judul dari sebuah film klasik. Meskipun keduanya tidak memiliki banyak kesamaan, namun sama-sama berbagi suasana romantis, dengan kota berisi arsitektur yang kaya dan masjid terbesar ketujuh di dunia. Pada 2019, di daerah perkotaan saja ada populasi 3,71 juta, yang naik menjadi lebih dari 4,27 juta jika kita menyertakan wilayah Greater Casablanca. Meskipun tidak menjadi ibukota politik yang sebenarnya, kota ini adalah pusat ekonomi dan bisnis Maroko.

Baghdad

Kota gurun terkenal lainnya adalah Baghdad, ibu kota Irak dan kota terbesar kedua di dunia Arab setelah Kairo, Mesir. Terletak di sepanjang Sungai Tigris dan juga merupakan kota yang sangat tua, berdiri kira-kira pada abad ke-8. Kota ini selalu menjadi pusat budaya, komersial, dan intelektual yang signifikan di dunia Muslim dan bahkan hari ini menampung beberapa bangunan akademik penting seperti Rumah Kebijaksanaan. Namun, terlepas dari sejarah yang kaya ini, Baghdad modern telah mengalami kerusakan akibat perang dan invasi AS di daerah tersebut, yang berarti bahwa meskipun tumbuh subur dalam beberapa hal, kota ini bukan tempat yang ramah untuk tempat tinggal.

Dubai

Dubai adalah kota gurun yang menonjol di Uni Emirat Arab, baik karena populasinya yang tinggi maupun karena bangunan dan kemewahannya. Terletak di pantai Teluk Persia, penuh dengan gedung pencakar langit, kota ini bertindak sebagai pusat transportasi utama dan penghasil minyak. Populasinya pada 2020 kurang lebih sekitar 3,39 juta orang. Namun terlepas dari penampilannya sebagai Shangri La borjuis dengan toko-toko ritel yang berlimpah, Dubai juga terkenal karena hukumnya yang ketat terutama terhadap homoseksualitas dan bahkan dalam hal kebebasan berbicara, dengan hukuman berat bagi mereka yang berbicara menentang rezim yang berkuasa.

Phoenix

Kembali ke Amerika, kota Phoenix adalah kota terpadat di Arizona, dengan lebih dari 1.5 juta orang menghuninya pada 2019, yang juga menempatkannya sebagai kota terpadat kelima di AS. Kota ini berdiri pada 1867, di mana Phoenix waktu itu terkenal sebagai pusat komunitas dan industri pertanian seperti kapas, sapi, dan jeruk. Pada titik inilah perusahaan teknologi tinggi mulai pindah ke lembah mendorong peningkatan pertumbuhan populasi yang stabil secara konsisten.

Lima

Lima adalah ibu kota Peru dan terletak di gurun. Berada di lembah beberapa sungai terdekat dan juga menghadap ke Samudra Pasifik. Kota ini adalah rumah bagi populasi lebih dari 9 juta orang. Lima terkenal karena lembaga pendidikan tingginya seperti The National University of San Marcos yang berdiri pada 1551. Kota ini sekarang dianggap sebagai pusat kegiatan utama di negara ini di bidang politik, budaya, dan keuangan.

Teheran

Teheran adalah kota di Timur Tengah yang terkenal dengan iklim gurun dan populasinya yang padat. Kota ini adalah ibu kota Iran dan memiliki populasi 8,7 juta di kota. Wilayah metropolitan menampung banyak koleksi sejarah termasuk artefak dari dinasti sebelumnya. Di sebagian besar wilayah, para penduduk berbicara bahasa Persia. Menariknya, pola cuaca di daerah tersebut sebenarnya sangat beragam, dengan rentang dari dingin dan basah di musim dingin hingga panas dan kering di musim panas dengan suhu ringan di antaranya, semuanya membuat perubahan dramatis dalam iklim.

Kairo

Kairo, Ibu kota Mesir, merupakan kota terbesar di dunia Arab dengan wilayah metropolitan yang memiliki populasi lebih dari 30 juta. Secara global, Kairo menduduki peringkat kota terbesar ke-6 di dunia. Kairo sering dikaitkan dengan Mesir kuno karena tempat-tempat wisata yang terletak di dalam wilayahnya; seperti piramida Giza yang terkenal dan kota kuno Memphis. Kota ini juga memiliki industri film dan musik yang mapan bersama dengan silsilah yang solid di lembaga pendidikan tinggi.

Las Vegas

Las Vegas, permata emas Nevada, sering disebut hanya dengan nama sederhana Vegas. Kota terpadat di negara bagiannya ini secara internasional digunakan sebagai resor, tempat perjudian, serta sejumlah kegiatan lain seperti belanja, kuliner, hiburan, dan kehidupan malam yang selalu berkembang. Las Vegas memiliki lebih banyak hotel AAA Five Diamond daripada kota mana pun di dunia. Kota ini memiliki banyak megahotel yang beroperasi dengan kasino di dalamnya. Ini juga satu-satunya tempat di mana Anda bisa hidup sesuai dengan moniker “Sin City“. (Kontributor)

*** Saduran dari World Atlas.

Artikel Terkait

Terkini