— Presiden Prabowo Subianto melakukan serangkaian kunjungan kerja ke berbagai provinsi untuk memantau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah ini diambil untuk memastikan upaya penanggulangan berjalan optimal di lapangan.

Salah satu lokasi yang ditinjau adalah di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Sabtu (22/8/2026). Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 13.20 WIB dan langsung menuju titik karhutla dengan mengenakan pakaian safari krem dan topi biru dongker.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Mereka bersama-sama meninjau kondisi lahan yang terbakar dan proses pemadaman yang dilakukan oleh petugas gabungan.

Presiden Prabowo memberikan arahan penting kepada para menteri dan jajaran terkait, menekankan perlunya penanganan karhutla yang cepat dan terkoordinasi untuk mengendalikan api agar tidak meluas. Ia juga menyapa petugas pemadam dan warga di sekitar lokasi.

Kunjungan kerja berlanjut ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, di mana Presiden Prabowo menggelar rapat terbatas di Posko Satgas Udara Aju untuk koordinasi penanganan karhutla. Rapat ini dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala BIN Muhammad Herindra, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta pejabat daerah setempat.

Selanjutnya, Presiden Prabowo melanjutkan safari ke Pekanbaru, Riau, pada Senin (24/8/2026). Kedatangannya disambut oleh kabut asap akibat karhutla. Dalam kunjungan ini, Presiden didampingi oleh Mensesneg Prasetyo Hadi, Mendagri Tito Karnavian, Seskab Teddy Indra Wijaya, Kepala BIN Muhammad Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa kunjungan ini menunjukkan komitmen Presiden untuk memastikan negara hadir dan memberikan perlindungan kepada masyarakat yang terdampak karhutla dan kabut asap.

Setelah dari Riau, Presiden Prabowo bertolak ke Palembang, Sumatra Selatan, pada hari yang sama. Di Pekanbaru, Presiden menekankan pentingnya langkah pencegahan dengan membuat sumur bor air di area yang terdeteksi hotspot. Ia juga menginstruksikan agar aparat mencegah praktik pembakaran lahan dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai larangan tersebut.

Presiden Prabowo juga mengarahkan agar masyarakat yang ingin membuka lahan melapor kepada pemerintah desa hingga kabupaten. Ia memastikan bahwa pemerintah, TNI, dan Polri akan membantu masyarakat sesuai dengan ketentuan hukum dan lingkungan.