Megawati: Pemilu Bukan Ajang Langgengkan Kekuasaan

Koridor.co.id

Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri
Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. (Foto: Agung bayu / Shutterstock.com)

Jakarta, Koridor.co.id – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengingatkan pemilu bukan ajang memperpanjang nafas kekuasaan.

Mega mengingatkan harus ada etika yang dijaga dalam menjalankan demokrasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Megawati dalam pidatonya di hadapan para kader dalam peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-51 PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (10/1).

“Saudara, pemilu bukan alat elite politik untuk melanggengkan kekuasaan dengan segala cara,” kata Megawati.

Megawati juga mengingatkan penguasa dan aparat untuk tidak mempermainkan hukum.

“Sekarang hukum itu dipermainkan, bahwa kekuasaan itu dapat dijalankan, semau-maunya saja. No, no, and no,” ucap dia.

Megawati memperingatkan bahwa aparat TNI dan Polri harus netral. Dia mempertanyakan apakah rakyat akan menjadi korban dan dapat dipukuli semaunya.

Mega menyebut rakyat harus berani melawan sebab itu adalah haknya.

Mega memperingatkan kepada siapa pun bahwa tak ada yang berhak menjadi yang paling berkuasa. Dia menyebut kekuasaan sebenarnya ada di tangan rakyat.

“Tidak ada sebagian yang merasa berkuasa. Kekuasaan itu adalah di tangan rakyat. Jawab kalau ada yang tidak setuju,” katanya. (Pizaro Gozali Idrus)

Artikel Terkait

Terkini