Mahfud: Saya Mantan Menhan, Mana Ada Data Anggaran Rahasia

Koridor.co.id

Mahfud MD

Jakarta, Koridor.co.id – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD merespons pernyataan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto yang menyebut data Kementerian Pertahanan tidak bisa dibuka karena bersifat rahasia.

“Misalnya rahasia negara, apa rahasia negara yang harus dibongkar. Ndak ada kan rahasia negara yang dirahasiakan. Kalau rahasia negara itu misalnya intelijen, strategi penyerangan,” kata Mahfud di Istana Negara, Selasa (9/1).

Mahfud mengatakan data anggaran pertahanan bukanlah data rahasia, karena transparansi anggaran merupakan hal yang seharusnya transparan.

“Kalau bicara soal anggaran, kalau anggarannya segitu, kan itu bukan rahasia. Ndak ada, Ndak ada dari yang kemarin yang harus dirahasiakan pertanyaannya itu kalau saya ya,” ucapnya.

Mahfud mengaku sebagai mantan Menhan dirinya mengetahui aturan mengenai kerahasiaan pertahanan, salah satunya seperti strategi pertahanan yang dimiliki Indonesia.

“Kan saya mantan Menhan juga. Saya tahu mana UU yang (soal) rahasia (data negara). Ndak ada dari pertanyaan itu yang harus mengungkap rahasia negara,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Mahfud juga merespons penilaian Presiden Joko Widodo terkait jalannya debat ketiga pilpres yang sarat dengan pertanyaan dengan motif serangan personal. Menurut Mahfud, dia tidak sependapat dengan penilaian Presiden.

“Ya mungkin kalau penilaian presiden. Kalau (menurut) saya sih enggak,” tuturnya.

Untuk diketahui, Mahfud MD merupakan Menhan RI di era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid.

Mahfud menjadi Menhan pada 2000-2001 menggantikan Menhan sebelumnya yakni Marsilam Simanjuntak. (Pizaro Gozali Idrus)

Artikel Terkait

Terkini