Airlangga Akui Komunikasi dengan Gibran Soal Peluang Masuk Golkar

Koridor.co.id

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Ist)
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Ist)

Jakarta, Koridor.co.id – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku partainya telah berkomunikasi dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka terkait tawaran masuk Partai Golkar.

Namun, Airlangga tak bisa memastikan agenda antara Golkar dan Gibran selanjutnya.

“Komunikasi sudah ada. Mengenai kegiatan apa lanjutannya, ditunggu saja,” kata Airlangga singkat saat ditemui di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (20/10).

Airlangga juga ditanya lagi mengenai kabar bahwa Gibran akan masuk Golkar lewat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI). Namun dia mengatakan agar publil menunggu.

“Kita lihat saja,” ucap dia.

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar HR Agung Laksono menyambut jika benar Gibran mau bergabung.

“Pada prinsipnya kami welcome, kita akan sambut dengan baik jika Gibran ingin gabung,” kata Agung Laksono dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/10).

Dia mengatakan, sebagai partai tengah, Golkar sangat terbuka bagi semua kalangan termasuk anak-anak muda.

Terlebih, kata dia, Golkar memiliki sejarah institusi yang sangat terhormat dan konsisten membangun karya yang progresif.

“Dengan posisinya sebagai wali kota Solo saat ini, tentunya kehadiran Gibran akan menunjukkan jati diri Golkar sebagai partai yang fokus pada kerja nyata para kadernya sebagai pemimpin bangsa,” ucap dia.

Sementara itu, Gibran membantah dirinya bakal masuk Partai Golkar melalui organisasi sayap Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).

“Enggak bener. Iki loh aku neng kene terus (Ini loh saya di sini terus),” kata Gibran usai rapat paripurna di Kantor DPRD Kota Solo, Kamis (19/10).

Gibran memastikan tetap berada di Solo di tengah isu bergabung dengan partai berlambang pohon beringin itu.

Nama Gibran kabarnya akan diumumkan sebagai kader Golkar di Rapimnas di Jakarta, Sabtu (21/10) besok.

“Ya nggak gimana-gimana. Pakai baju warna apa aja cocok,” kata Gibran sambil memasuki mobil dinasnya.

Gibran juga mengklaim tak mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024.

Neng ngendi? Wong aku neng kene terus kok (Ngurus di mana? Kan saya di sini terus),” ujarnya. (Pizaro Gozali Idrus)

Artikel Terkait

Terkini