Koridor.co.id — Lima berita ekonomi terpopuler hingga Sabtu, 5 September 2026, mencakup perubahan susunan dewan komisaris PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan proyeksi pergerakan harga emas Antam (ANTM) serta emas perhiasan.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 yang digelar 23 Juni 2026, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyetujui pengangkatan Adhi Wibhawa Wonowidjojo sebagai komisaris perseroan. Pengangkatan ini berlaku sejak penutupan RUPST dan untuk sisa masa jabatan anggota komisaris lainnya, yakni hingga penutupan RUPST tahun 2030.
Sementara itu, harga emas perhiasan terpantau stabil di berbagai penjual pada Sabtu, 5 September 2026. Pergerakan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh permintaan industri global, fluktuasi nilai tukar, dan kebijakan bank sentral terkait cadangan emas.
Prediksi Harga Emas Antam (ANTM) Pekan Depan
Analis memproyeksikan harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) akan bergerak fluktuatif pada pekan depan, 7 September 2026. Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan harga emas Antam masih rentan terkoreksi. Pada Sabtu (5/9/2026), harga emas Antam tercatat turun Rp 30.000 menjadi Rp 2.640.000 per gram.
Untuk sepekan ke depan, harga emas Antam diprediksi berada dalam rentang Rp 2.500.000 hingga Rp 2.754.000 per gram. Harga emas Antam saat ini masih sekitar 16,6% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) yang mencapai Rp 3.168.000 per gram pada 29 Januari 2026.
Pergerakan Saham Bukit Asam (PTBA)
Saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) diminati investor asing sepanjang pekan ini, periode 31 Agustus hingga 4 September 2026. Secara akumulasi, investor asing mencatatkan net buy Rp 57,97 miliar pada saham emiten batu bara tersebut. Angka ini menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan pekan sebelumnya (24-28 Agustus 2026), di mana net buy asing tercatat Rp 4,84 miliar.
Ikuti Koridor.co.id
