— JAKARTA – Anggapan bahwa Arsenal kesulitan menjual pemainnya untuk merampingkan skuad dibantah oleh manajer Mikel Arteta. Ia menilai proses penjualan pemain tidak sesederhana yang terlihat dan dipengaruhi banyak faktor.

Arsenal memang telah mendatangkan sejumlah pemain baru di bursa transfer musim panas ini, termasuk Bruno Guimaraes, Christos Tzolis, dan Elijah Upson. Klub juga dikabarkan hampir mencapai kesepakatan dengan Aston Villa untuk mendatangkan Ezri Konsa. Namun, di sisi lain, baru ada empat pemain yang dilepas, salah satunya Leandro Trossard ke Besiktas.

Situasi ini memunculkan penilaian bahwa The Gunners menghadapi kendala dalam melepas pemain. Beberapa nama yang santer dikabarkan akan hengkang, seperti Gabriel Martinelli, masih bertahan di Emirates Stadium.

Menanggapi hal tersebut, Arteta menyatakan bahwa penilaian itu tidak sepenuhnya tepat. “Itu tidak buruk atau bagus. Semuanya tergantung pada apa yang Anda miliki dibandingkan dengan opsi yang Anda miliki untuk dijual,” ujar Arteta, dikutip dari situs resmi Arsenal.

Ia menambahkan bahwa ada banyak faktor yang memengaruhi proses penjualan pemain. “Mungkin kami telah bekerja secara luar biasa, tergantung pada level pemain yang kami miliki, kemampuan, kontrak mereka, serta keinginan mereka untuk pergi,” tuturnya.

Arteta juga menjelaskan bahwa terkadang pemain yang ingin dijual justru merasa bahagia dan memilih untuk bertahan. “Masalah potensial yang mungkin Anda hadapi adalah Anda mungkin ingin membuat keputusan tertentu terhadap pemain tertentu, tetapi mereka ternyata bahagia dan ingin bertahan juga. Ada banyak faktor yang harus tepat ketika Anda harus menjual seorang pemain, tetapi menurut saya itu tidak semudah itu,” pungkasnya.