— JAKARTA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menekankan dua pilar utama bagi seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos). Dua hal krusial tersebut adalah integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pentingnya kerja sama yang solid antarunit kerja.

Arahan ini disampaikan Gus Ipul saat memimpin Apel Pembinaan Pegawai di Kantor Kemensos, Jakarta. Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono serta seluruh jajaran Kemensos.

“Menyangkut integritas ASN, kita bekerja di Kementerian Sosial, kita mengelola amanah negara untuk masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, integritas tidak boleh hanya menjadi slogan, integritas harus terlihat dalam cara kita bekerja, menggunakan kewenangan, mengelola anggaran maupun dalam kehidupan sehari-hari kita,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya.

Ia menjelaskan bahwa integritas mencakup kepatuhan pegawai terhadap seluruh ketentuan dan norma yang berlaku, guna mencegah tindak korupsi. Gus Ipul mengakui bahwa penguatan integritas bukanlah perkara mudah, namun ia bersama Wamensos Agus Jabo akan terus mengingatkan seluruh jajaran Kemensos untuk senantiasa berintegritas dan menjauhi praktik korupsi.

“Mari kita patuhi seluruh ketentuan yang ada, patuhi norma-norma, ketentuan-ketentuan yang ada. Kalau sudah waktunya laporan, laporan. Ambil yang halal saja, yang tidak halal tinggalkan,” tegas Gus Ipul.

Lebih lanjut, Gus Ipul menegaskan bahwa sanksi tegas akan diberikan kepada pegawai yang melanggar aturan. Sanksi tersebut bervariasi, mulai dari hukuman disiplin ringan seperti teguran lisan atau tertulis, hukuman disiplin sedang yang berdampak pada instansi, hingga hukuman disiplin berat.

“Hukuman disiplin sedang jika berdampak pada instansi bisa penurunan KGB selama satu tahun, penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun, penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun. Kalau kita temukan melanggar dan ini masuk dalam kategori melanggar disiplin berat, (maka sanksinya) penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan dari jabatan, dan pemberhentian dengan tidak hormat atau atas permintaan sendiri sebagai PNS,” jelasnya.

Untuk memastikan pengawasan berjalan efektif, Gus Ipul meminta Inspektur Jenderal (Irjen) Kemensos Dody Sukmono beserta jajarannya untuk melakukan pengawasan secara ketat. Tujuannya adalah untuk menutup sekecil apa pun celah bagi praktik rasuah di Kemensos.

“Saya minta Irjen yang baru dilantik harus melakukan pengawasan yang keras, juga jangan karena ini teman, ikut juga menjadi bagian dari kongkalikong itu. Saya izinkan juga Irjen untuk melakukan investigasi, untuk melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan dalam rangka untuk memperkecil peluang adanya korupsi di lingkungan Kementerian Sosial,” tuturnya.

Gus Ipul dan Agus Jabo juga bertekad untuk tidak terlibat dalam korupsi dalam bentuk apa pun. Ia bahkan mengundang seluruh jajaran pegawai Kemensos untuk mengingatkan mereka berdua jika menemukan adanya hal-hal yang tidak sesuai aturan.

“Saya terbuka untuk diingatkan. Saya justru terima kasih kalau saya diingatkan oleh pegawai-pegawai saya. Jangan dianggap saya dan Pak Wamen ini hantu, ada pegawai mau kelihatan ketemu saya balik kanan. Beri kami berdua masukan supaya tidak ada informasi yang tidak lancar antara pegawai dengan menteri dan wakil menteri,” ungkapnya.

“Mari kita ubah mindset kita, mari kita ubah cara berkomunikasi kita di lingkungan Kementerian Sosial. Bagaimana bawahan bisa mengingatkan atasan, bukan hanya atasan yang selalu mengawasi, memberikan penilaian kepada bawahan, tapi justru bawahan juga bisa memberikan masukan agar pola kerja kita ini pola kerja yang sehat,” tambah Gus Ipul.

Lebih lanjut, Gus Ipul mendorong seluruh unit kerja di Kemensos untuk memperkuat kinerja secara kolektif, menghindari kerja yang bersifat ego-sektoral.

“Mari kita kerja bersama-sama, gandeng tangan menyatukan, mengintegrasikan seluruh program kita, tidak hanya programnya, tapi pikiran kita, hati kita harus kita integrasikan. Kerja bersama, bukan ego-sektoral,” ujarnya.

“Saya ingin memperkuat semangat kita kepada kepatuhan ini jadi bagian dari integritas kita. Saya ingin bersama-sama kerja ini, tidak sendiri-sendiri. Jaga integritas, Kemensos hemat, layanan hebat tanpa korupsi,” pungkas Gus Ipul.