Koridor.co.id — JAKARTA – Musim baru Liverpool diwarnai keraguan, terutama terkait kualitas lini depan dan kedalaman skuad, yang membuat persaingan memperebutkan empat besar klasemen Liga Inggris menjadi tantangan tersendiri.
Keraguan di sektor penyerangan berpusat pada sosok pengganti Mohamed Salah. Kepergian penyerang yang telah mencetak 257 gol bagi Liverpool itu membuat klub dinilai belum memiliki pemain sepadan yang bisa mengisi posisinya, atau setidaknya memiliki potensi ke arah sana.
Awalnya, Liverpool mengincar winger muda Paris Saint-Germain, Bradley Barcola. Namun, negosiasi dilaporkan berjalan alot. Pandangan kemudian dialihkan kepada target kedua, Yankuba Minteh, yang bermain untuk Brighton & Hove Albion.
Tawaran pertama Liverpool untuk Minteh dilaporkan telah ditolak, dan klub diperkirakan masih membutuhkan waktu untuk mendapatkan pemain yang mereka incar. Pertanyaan lain yang muncul adalah mengenai kedalaman skuad secara keseluruhan.
Di lini pertahanan, khususnya posisi bek tengah, Liverpool memang mendatangkan Jeremy Jacquet dan Ronald Araujo. Akan tetapi, keduanya masih tergolong baru di Liga Inggris. Pilihan lain seperti Giovanni Leoni pun belum benar-benar teruji kemampuannya.
Tanda tanya ini yang kemudian membuat Liverpool sulit untuk dijagokan sebagai penantang gelar juara musim ini. Mantan gelandang klub, Danny Murphy, berpendapat bahwa target paling realistis bagi Liverpool saat ini adalah bersaing untuk finis di empat besar.
“Liverpool mungkin membutuhkan sedikit waktu sebelum mereka kembali menantang untuk gelar juara,” ungkap Murphy.
“Saya juga tidak yakin apakah mereka sudah memiliki kualitas yang cukup untuk menggantikan Mohamed Salah, baik dengan mendatangkan Victor Munoz, memberi peran lebih besar kepada Rio Ngumoha, atau apakah mereka benar-benar mengejar Bradley Barcola, atau pemain sejenis, dalam beberapa hari ke depan,” tambahnya.
Ikuti Koridor.co.id
