MGMAC dan AMF 2023 Dorong Anak Muda ASEAN Kampanye Pengurangan Sampah

Koridor.co.id

MGMAC dan AMF 1-2 Agusus 2023 sertakan anak muda-Foto; Rhyma Permatasari
MGMAC dan AMF 1-2 Agusus 2023 sertakan anak muda-Foto; Rhyma Permatasari

Jakarta, Koridor.co.id – Menjadi juru kampanye lingkungan bagi Rhyma Permatasari bukan hanya pandai bicara di depan publik. Perempuan kelahiran 1994 ini membuktikannya dalam praktik.

Rhyma sudah lama menjalankan pemilahan sampah di rumahnya di kawasan Cipaku Indah, Bandung.  Aktivis Cinta Alam Indonesia (CAI) ini menjadikan sampah organik dari makanan menjadi ecoenzyme.

Sayangnya warga di lingkungan tidak semua melakukan hal itu. Karena belum massif masih banyak sampah yang mengalir ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Alumni Fakultas Psikologi Universitas Maranatha itu kini menjadi salah seorang perwakilan Indonesia dalam kegiatan Meeting of Governors and Mayors of ASEAN Capitals (MGMAC) dan Forum Walikota ASEAN (AMF). Kegiatan ini berlangsung 1 – 2 Agustus 2023, di Jakarta.

“Saya menjadi salah satu anggota delegasi pemuda dari kampanye regional bernama Urban Heroes. Kampanye kami fokus pada pengurangan sampah makanan dan plastik di Asia Tenggara,” ujar Rhyma kepada Koridor, 2 Agustus 2023.

Kontribusi Pemuda dalam Pembangunan Berkelanjutan

Kampanye tersebut merupakan inisiatif yang terwujud dari Pertukaran Pemuda UE-ASEAN pada Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan di Bangkok yang telah berlangsung sebelumnya.

Ada 8 delegasi yang hadir dengan Urban Heroes, yaitu 3 dari Indonesia, 2 dari Philipina. Lainnya, satu datang dari Vietnam, satu dari Thailand dan satu dari Laos.

Urban Heroes merupakan kampanye regional untuk menggembleng kontribusi pemuda ASEAN untuk pembangunan perkotaan yang berkelanjutan kini berjalan lancar.

Mereka mengambil bagian dalam diskusi meja bundar bersama gubernur, wali kota, dan administrator kota lainnya.

Ikut Memerikasa Kebijakan Iklim

Para peserta kalangan muda ini ikut memeriksa jalan menuju keberlanjutan dari sudut pertumbuhan ekonomi inklusif. Mereka juga memeriksa transformasi digital, kota tangguh dan aksi iklim, serta lokalisasi SDG.

Para pemuda ini akan memasukkan laporan hasil diskusi tentang masalah sampah yang akan rilis Agustus 2023 ini.

Tujuannya adalah untuk mengusulkan rekomendasi konkrit yang dapat menskalakan dan mereplikasi keberhasilan prakarsa yang dipimpin kaum muda di bawah kampanye.

Data yang mereka kumpulkan untuk laporan tersebut menghasilkan buklet. Mereka akan membagikan buklet ini kepada siswa SMA untuk meningkatkan kesadaran tentang sampah makanan dan plastik serta memberikan tips penting untuk menguranginya.

H.E. Mr Igor Driesmans, Duta Besar Uni Eropa untuk ASEAN, mengatakan pemuda harus menjadi bagian dari kebijakan dan proses pengambilan keputusan untuk pembangunan berkelanjutan.

“Partisipasi anak muda menjadi kunci masa depan yang tangguh, inklusif dan berkelanjutan,” ujar Driesmans dalam keterangan tertulisnya pada Koridor, 2 Agustus 2023.  

Kampanye regional ini mendukung Rencana Aksi Pemuda dari Aksi Eksternal UE untuk 2022-2027, sebuah peta jalan operasional untuk melibatkan dan memberdayakan pemuda dalam pembangunan berkelanjutan, kesetaraan dan perdamaian.

Hal ini  selaras sempurna dengan tema AMF tahun ini, ‘Mengkatalisasi Pertumbuhan Regional melalui Pembangunan Berkelanjutan di Kota-kota ASEAN’ (Irvan Sjafari).

Artikel Terkait

Terkini