Koridor.co.id — Perhelatan akbar Kebumen Fest 2026 telah resmi dibuka dengan meriah di Alun-alun Pancasila, Kebumen. Festival yang mengusung tema ‘The Rising Culture of Bumitirta Prajam কিনা’ ini bertujuan untuk merefleksikan Kebumen sebagai sebuah wilayah yang kaya akan budaya, memiliki kreativitas tinggi, serta dihuni oleh masyarakat yang terus tumbuh dan berdaya.
Acara pembukaan yang berlangsung pada Sabtu (22/8) diawali dengan kemeriahan Night Street Carnival. Rute karnaval dimulai dari Tugu Lawet dan berakhir di Alun-Alun Pancasila. Sebuah panggung kehormatan didirikan di depan SMPN 5 Kebumen untuk menyambut penampilan seluruh kontingen.
Karnaval budaya ini diikuti oleh 18 kontingen dari berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan keragaman budaya yang ada. Kontingen tersebut berasal dari kota-kota seperti Wonosobo, Solo, Semarang, Jember, Magelang, Bali, Banyuwangi, dan ditutup oleh kontingen dari Sampang, Madura. Marching band MTsN 7 Kebumen menjadi penampil pembuka dalam karnaval tersebut.
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk panitia, sponsor utama, para seniman, komunitas, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bupati juga memaparkan berbagai capaian pembangunan yang telah diraih oleh daerah Kebumen.
“Termasuk perbaikan sekitar 20 ruas jalan dan 3 jembatan hingga pertengahan 2026, perluasan akses kesehatan melalui UHC, penanganan stunting, serta upaya menghadirkan layanan kereta Prameks di Kebumen,” jelas Lilis dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (23/8/2026).
Momen pembukaan Kebumen Fest 2026 secara simbolis ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Lilis Nuryani. Acara dilanjutkan dengan pementasan kolosal Sendratari The Tales of Karangbolong: Kidung Pangeran Surti yang memukau penonton dengan penampilan 150 penari.
Pementasan Sendratari ini merupakan penampilan keempat kalinya setelah sebelumnya sukses digelar pada malam pergantian tahun, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan di kawasan Karangbolong. Di sela-sela pertunjukan, dilakukan penerbitan lampion secara simbolis sebagai bagian dari persiapan menyambut Festival Lampion yang dijadwalkan pada 29 Agustus mendatang.
Selain itu, momen pembukaan Kebumen Fest 2026 juga diwarnai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen dan Bank Jateng. Kerja sama strategis ini ditandatangani langsung oleh Bupati Lilis Nuryani dan Direktur Bisnis Kelembagaan & Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Maswaris.
MoU tersebut memiliki tujuan untuk memberikan kemudahan dalam layanan tabungan dan pembiayaan haji, meningkatkan literasi keuangan syariah di masyarakat, serta mendorong budaya menabung sejak dini.
Kemeriahan pembukaan Kebumen Fest 2026 turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan daerah. Di antara para tamu undangan yang hadir adalah Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat (Rerie); anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini; Bupati Kebumen, Lilis Nuryani beserta Mohammad Yahya Fuad. Turut hadir pula Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah beserta Ketua TP PKK Kabupaten; jajaran Forkopimda; Sekretaris Daerah; para asisten dan staf ahli, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah; pimpinan DPRD Kebumen, serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah; kabupaten tetangga; KAI Commuter; dan sponsor Bank Jateng.
Ikuti Koridor.co.id
