— Kabar terbaru dari Korea Selatan mengungkap bahwa Samsung memutuskan untuk tidak menyertakan fitur kamera dengan aperture variabel pada jajaran Galaxy S27. Keputusan ini tampaknya berlawanan dengan tren yang diprediksi akan diadopsi oleh pesaingnya, Apple.

Sebelumnya, beredar rumor pada Mei lalu bahwa Samsung Galaxy S27 Ultra berpotensi mengadopsi kamera utama 200MP dengan aperture yang dapat berubah. Langkah ini diduga terinspirasi dari laporan mengenai iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max yang dikabarkan akan memiliki fitur serupa.

Namun, laporan terkini menyatakan bahwa Samsung akhirnya menarik diri dari rencana tersebut untuk seluruh seri Galaxy S27. Alasan utama di balik pembatalan ini disebut berkaitan dengan peningkatan biaya manufaktur yang signifikan. Selain itu, implementasi teknologi aperture variabel juga dikhawatirkan akan membuat modul kamera menjadi lebih tebal.

Samsung tampaknya telah menyimpulkan bahwa manfaat fungsional dari fitur aperture variabel belum cukup substansial untuk kamera smartphone, terutama mengingat kondisi biaya produksi DRAM yang memang sudah tinggi bagi semua produsen. Perusahaan menilai, tambahan biaya yang timbul tidak sepadan dengan peningkatan performa yang ditawarkan.

Perlu diingat, Samsung sebenarnya pernah mengimplementasikan teknologi aperture variabel pada seri Galaxy S9 dan Galaxy S10 di tahun 2018 dan 2019. Namun, fitur tersebut tidak dilanjutkan pada model-model berikutnya, mengindikasikan bahwa perusahaan mungkin telah mengevaluasi kembali kelayakan teknologinya di masa lalu.