— JAKARTA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyampaikan bahwa total bantuan untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah terdistribusi sebanyak 1.624,32 ton. Jumlah tersebut merupakan gabungan bantuan dari pemerintah dan pihak swasta.

“Sekarang yang real, ada di posko Labuan Bajo untuk logistik ada 1624,23 ton yang hari ini terdistribusi totalnya ke Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai Barat dan Ngada,” ujar Suharyanto dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB pada Senin (24/8/2026).

Sementara itu, bantuan yang masuk melalui posko nasional di Bandara Halim Perdanakusuma tercatat sebanyak 1.225 ton. Angka ini sudah termasuk dalam total keseluruhan bantuan yang dilaporkan.

“Data per hari ini kami laporkan logistik yang masuk ke Flores ini sudah atau tercapai 1225 ton terbagi dua yang dilakukan baju 869 ton dan untuk Maumere 356 ton,” jelasnya.

Suharyanto menambahkan, selain bantuan yang dikirimkan dari Halim, terdapat pula bantuan lain dari pemerintah, swasta, perorangan, maupun unsur lainnya yang langsung menuju daratan Flores tanpa melalui posko nasional. Hal ini diperbolehkan dan datanya tentu akan berbeda dengan yang dikirimkan dari posko Halim.

Ia juga menjelaskan bahwa terdapat titik-titik posko yang tersebar untuk memastikan bantuan dapat langsung diterima oleh masyarakat terdampak.

“Kemudian yang Maumere Posko aju-2 ini masuknya 375,9 ton keluarnya 258,5 ton, ada buffer stock barusan kami sudah cek, sudah jadi protap untuk tidak terlalu lama,” katanya.

“Distok di titik-titik posko tadi di gudang-gudang Maumere dan Labuan Bajo agar untuk segera dikirim ke masyarakat terdampak,” tutupnya.