Koridor.co.id — Barcelona memulai kiprahnya di LaLiga musim ini dengan menghadapi Elche di Stadion Manuel Martinez Valero pada Senin (24/8/2026). Namun, tim Catalan ini menghadapi tantangan unik karena tidak memiliki penyerang murni berpengalaman dalam skuadnya.
Kepergian Robert Lewandowski yang kontraknya habis dan kepindahan Ferran Torres ke Paris Saint-Germain, ditambah kembalinya Marcus Rashford ke Manchester United setelah masa peminjaman, membuat lini depan Barcelona pincang.
Meskipun Barcelona telah mendatangkan pemain sayap menyerang seperti Anthony Gordon dan Karim Adeyemi, belum ada penyerang sentral baru yang bergabung. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai siapa yang akan dipilih oleh pelatih Hansi Flick untuk mengisi posisi ujung tombak dalam laga perdana LaLiga.
Opsi Penyerang Muda dan ‘False Nine’
Salah satu opsi yang muncul adalah penyerang muda berusia 18 tahun, Hamza Abdelkarim. Ia telah menunjukkan performa menjanjikan dengan mencetak empat gol dari lima pertandingan. Namun, pengalamannya yang minim di level kompetisi Eropa tertinggi membuat penempatannya sebagai starter di laga pembuka LaLiga yang penuh tekanan menjadi sebuah risiko.
Melihat situasi ini, Hansi Flick kemungkinan besar akan menerapkan strategi ‘false nine’ untuk menghadapi Elche. Pilihan pemain yang bisa menjalankan peran ini cukup beragam. Rekrutan baru seperti Gordon dan Adeyemi dapat dipertimbangkan, begitu pula dengan Dani Olmo atau Lamine Yamal.
Penggunaan formasi ‘false nine’ tampaknya menjadi solusi yang masuk akal bagi Barcelona saat ini, mengingat ketiadaan penyerang murni. Namun, strategi ini diperkirakan bersifat sementara.
Perburuan Penyerang Baru Masih Berlangsung
Barcelona dikabarkan masih terus berupaya mencari penyerang baru untuk memperkuat lini serang mereka. Beberapa nama santer dikaitkan dengan klub asal Catalonia ini, termasuk Julian Alvarez, Serhou Guirassy, dan Lautaro Martinez.
Ikuti Koridor.co.id
