Koridor.co.id — AC Milan berhasil membalikkan keadaan di babak kedua untuk meraih kemenangan 2-1 atas Torino dalam laga pekan pertama Serie A 2026/27 di Stadio Olimpico Grande Torino, Senin (24/8/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini diraih berkat perubahan strategi dan mentalitas yang diinstruksikan oleh pelatih Ruben Amorim saat jeda pertandingan.
Pada babak pertama, AC Milan tampak kesulitan untuk menembus pertahanan Torino dan minim menciptakan peluang berbahaya. Menyadari hal tersebut, Amorim melakukan perubahan taktis pada menit ke-56 dengan memasukkan Luka Modric dan Adrien Rabiot. Keputusan ini terbukti jitu.
Masuknya kedua pemain tersebut memberikan dampak instan. Rabiot berhasil memberikan assist untuk gol pembuka AC Milan yang dicetak oleh Alphadjo Cisse pada menit ke-64. Hanya berselang dua menit, gelandang timnas Prancis itu menggandakan keunggulan Milan dengan mencetak gol kedua.
Amorim mengungkapkan bahwa para pemainnya bermain terlalu berhati-hati di babak pertama, dengan fokus utama adalah menghindari kekalahan. Ia menekankan pentingnya agresivitas di paruh kedua.
“Pada babak pertama, kekhawatiran para pemain saya adalah mengendalikan permainan, tidak kalah, jangan kalah dalam transisi, tapi kami kurang agresivitas di sepertiga akhir lapangan. Kami bicara soal itu di ruang ganti, mereka paham kalau bukan begini caranya kalau mau menang,” ujar Amorim seperti dilansir Football Italia.
Ia menambahkan, “Bukan imbang, bukan menunggu, kami harus melakukannya agar bisa menang. Kami memberi lebih banyak kecepatan di 20 menit pertama babak kedua, karena lagi-lagi saya kira kami kurang kekuatan fisik di momen ini.”
Meskipun demikian, Amorim menegaskan bahwa kemenangan adalah tujuan utama dalam sepak bola. Ia juga mengapresiasi performa tim yang menunjukkan peningkatan dalam beberapa aspek yang telah dilatih, bahkan di bawah tekanan.
“Yang paling penting adalah menang. Kami bicara soal cara bermain, tapi ada satu tujuan dalam sepakbola, menang. Ini tidak cukup, tidak boleh cukup untuk Milan, tapi kami menunjukkan beberapa yang kami asah dalam latihan dan pramusim, bahkan di bawah tekanan, dan itu perasaan yang bagus,” pungkasnya.
Ikuti Koridor.co.id
